Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
5 Tanaman untuk Mengusir Nyamuk
Nyamuk adalah makhluk yang sangat menyebalkan. Gigitannya bisa menyebabkan gatal-gatal yang berujung pada tidak bisa tidur karena harus garuk-garuk, dan yang lebih parah lagi ada nyamuk yang bisa menyebabkan demam berdarah.
Saat ini ada banyak jenis obat nyamu yang berfungsi untuk mengusir nyamuk di rumah. Kebanyakan dalam iklan mengatakan bahwa obat nyamuk produknya itu aman. Namun kebanyakan adalah menggunakan bahan kimia.
Lalu, kenapa kita tidak mencoba mengusir nyamuk dengan cara yang aman dan alami saja?
Berikut ini adalah 5 jenis tanaman pengusir nyamuk yang bisa anda jadikan alternatif untuk mengusir nyamuk dirumah:
1. Lavender
Bunga tanaman ini berwarna ungu. Bunga lavender ini sudah dikenal dan umum dipakai dalam pembuatan lotion pengusir nyamuk. Cara menggunakan bunga ini agar kulit kita tidak digigit nyamuk adalah dengan menggosok-gosokan bunganya pada kulit kita.
2. Serai
Tanaman yang termasuk bangsa rumput-rumputan ini tidak disukai nyamuk karena adanya zat geraniol dan sitronelal. Ekstrak serai juga telah dimanfaatkan dalam pembuatan minyak dan lotion pengusir nyamuk dengan aromanya yang khas. ( Pemesanan minyak serai, email ke : allyoucanhere@gmail.com )
3. Zodia
Tanaman yang berasal dari Papua ini memiliki daun pipih panjang berwarna hijau kekuningan. Zat evodiamine dan rutaecarpine yang terkandung tanaman ini tidak disukai nyamuk. Aroma wangi ini akan tercium saat tertiup angin.
4. Rosemary
Daunnya berbentuk jarum dan memiliki bunga ungu kecil. Dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk dengan menggosok-gosokan daunnya ke kulit. Aroma yang dihasilkan mirip seperti aroma minyak kayu putih. Aroma ini dapat mengacaukan penciuman dan nyamuk.
5. Geranium
Geranium mengandung geraniol dan sitronelol yang menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Cara memanfaatkan tanaman ini adalah dengan ditempatkan di tempat yang terkena tiupan angin, karena aroma geranium akan tercium bila daunnya saling bergesekan.
Semoga informasi tentang tanaman pengusir nyamuk atau tanaman yang berguna untuk mengusir nyamuk diatas bisa bermanfaat.
Klik di sini untuk informasi tanaman pengusir lalat
Saat ini ada banyak jenis obat nyamu yang berfungsi untuk mengusir nyamuk di rumah. Kebanyakan dalam iklan mengatakan bahwa obat nyamuk produknya itu aman. Namun kebanyakan adalah menggunakan bahan kimia.
Lalu, kenapa kita tidak mencoba mengusir nyamuk dengan cara yang aman dan alami saja?
Berikut ini adalah 5 jenis tanaman pengusir nyamuk yang bisa anda jadikan alternatif untuk mengusir nyamuk dirumah:
1. Lavender
Bunga tanaman ini berwarna ungu. Bunga lavender ini sudah dikenal dan umum dipakai dalam pembuatan lotion pengusir nyamuk. Cara menggunakan bunga ini agar kulit kita tidak digigit nyamuk adalah dengan menggosok-gosokan bunganya pada kulit kita.
2. Serai
Tanaman yang termasuk bangsa rumput-rumputan ini tidak disukai nyamuk karena adanya zat geraniol dan sitronelal. Ekstrak serai juga telah dimanfaatkan dalam pembuatan minyak dan lotion pengusir nyamuk dengan aromanya yang khas. ( Pemesanan minyak serai, email ke : allyoucanhere@gmail.com )
3. Zodia
Tanaman yang berasal dari Papua ini memiliki daun pipih panjang berwarna hijau kekuningan. Zat evodiamine dan rutaecarpine yang terkandung tanaman ini tidak disukai nyamuk. Aroma wangi ini akan tercium saat tertiup angin.
4. Rosemary
Daunnya berbentuk jarum dan memiliki bunga ungu kecil. Dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk dengan menggosok-gosokan daunnya ke kulit. Aroma yang dihasilkan mirip seperti aroma minyak kayu putih. Aroma ini dapat mengacaukan penciuman dan nyamuk.
5. Geranium
Geranium mengandung geraniol dan sitronelol yang menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Cara memanfaatkan tanaman ini adalah dengan ditempatkan di tempat yang terkena tiupan angin, karena aroma geranium akan tercium bila daunnya saling bergesekan.
Semoga informasi tentang tanaman pengusir nyamuk atau tanaman yang berguna untuk mengusir nyamuk diatas bisa bermanfaat.
Klik di sini untuk informasi tanaman pengusir lalat
Tanaman Untuk Mengusir Lalat
Mengusir lalat bukan hal yang mudah, karena begitu lalat kita usir dia akan pergi, namun beberapa detik atau menit kemudian akan kembali lagi. Oleh karena itu sekarang ini banyak orang memilih menggunakan semprotan anti serangga berbahan kimia sebagai cara mudah dan cepat membunuh atau mengusir serangga khususnya lalat. Namun, cara ini tentunya akan menimbulkan bahaya baru karena akan meinggalkan sisa racun. Selain menggunakan semprotan, ada juga alat-alat elektronik instan pengusir lalat yang bisa digunakan pada saat-saat tertentu.
Sebenarnya ada cara alternatif yang mudah digunakan untuk mengusir lalat, yaitu dengan cara alami menggunakan wewangian alami dari tanaman. Berikut ini beberapa tanaman untuk mengusir lalat:
1. Daun Pandan
Selain untuk pengharum makanan, wangi daun pandan ternyata juga bisa dicoba untuk mengusir lalat. Caranya cukup mudah. Cukup siapkan beberapa helai daun pandan, kemudian iris halus. Letakkan irisan daun pandan tadi pada sebuah mangkuk atau piring. Terakhir, tempatkan piring atau mangkuk tadi di tempat yang banyak dihinggapi lalat.
2. Lavender
Selain dapat digunakan untuk mengusir nyamuk, bunga Lavender ternyata juga bisa digunakan untuk mengusir lalat. Kita bisa menempatkan beberapa tangkai bunga lavender di dalam rumah, untuk mengusir lalat. Selain mengusir lalat, bunga-bunga lavender ini juga mempercantik tampilan ruangan.
3. Cengkeh
Wangi cengkeh ternyata cukup efektif mengusir lalat. Ada dua cara memanfaatkan wewangian rempah yang satu ini. Pertama, cara yang paling sederhana. Rendam cengkeh secukupnya, pada semangkuk air. Kemudian letakkan rendaman cengkeh tadi pada tempat yang banyak dihinggapi lalat.
Selain daun pandan dan lavender, aroma cengkeh terbukti ampuh mengusir lalat di sekelilingnya.
Untuk mendapatkan wangi yang lebih tajam, padukan wangi cengkeh dengan apel. Caranya, siapkan satu buah apel yang sudah matang. Penuhi seluruh permukaan apel dengan cengkeh, dengan cara menusukkan bunga-bunga cengkeh ke permukaan kulit apel. Letakkan apel yang sudah terutup cengkeh ini di atas meja. Lalat pun enggan mendekat.
4. Jeruk Lemon
Siapkan beberapa buah jeruk lemon, bagi masing – masing menjadi empat potong memanjang. Tancapkan 12 cengkih kering pada setiap potongan. Tata irisan perpaduan lemon dan cengkih di piring dan letakkan pada kedua ujung meja. Lalat bisa mendeteksi aroma buah jeruk lemon dan aroma rempah cengkih. Perpaduan aroma yang tajam ini berperan sebagai pengusir serangga yang baik.
Semoga informasi tentang beberapa tanaman yang bisa digunakan untuk mengusir lalat diatas bisa bermanfaat.
Klik di sini untuk informasi tanaman pengusir nyamuk
Sebenarnya ada cara alternatif yang mudah digunakan untuk mengusir lalat, yaitu dengan cara alami menggunakan wewangian alami dari tanaman. Berikut ini beberapa tanaman untuk mengusir lalat:
1. Daun Pandan
Selain untuk pengharum makanan, wangi daun pandan ternyata juga bisa dicoba untuk mengusir lalat. Caranya cukup mudah. Cukup siapkan beberapa helai daun pandan, kemudian iris halus. Letakkan irisan daun pandan tadi pada sebuah mangkuk atau piring. Terakhir, tempatkan piring atau mangkuk tadi di tempat yang banyak dihinggapi lalat.
2. Lavender
Selain dapat digunakan untuk mengusir nyamuk, bunga Lavender ternyata juga bisa digunakan untuk mengusir lalat. Kita bisa menempatkan beberapa tangkai bunga lavender di dalam rumah, untuk mengusir lalat. Selain mengusir lalat, bunga-bunga lavender ini juga mempercantik tampilan ruangan.
3. Cengkeh
Wangi cengkeh ternyata cukup efektif mengusir lalat. Ada dua cara memanfaatkan wewangian rempah yang satu ini. Pertama, cara yang paling sederhana. Rendam cengkeh secukupnya, pada semangkuk air. Kemudian letakkan rendaman cengkeh tadi pada tempat yang banyak dihinggapi lalat.
Selain daun pandan dan lavender, aroma cengkeh terbukti ampuh mengusir lalat di sekelilingnya.
Untuk mendapatkan wangi yang lebih tajam, padukan wangi cengkeh dengan apel. Caranya, siapkan satu buah apel yang sudah matang. Penuhi seluruh permukaan apel dengan cengkeh, dengan cara menusukkan bunga-bunga cengkeh ke permukaan kulit apel. Letakkan apel yang sudah terutup cengkeh ini di atas meja. Lalat pun enggan mendekat.
4. Jeruk Lemon
Siapkan beberapa buah jeruk lemon, bagi masing – masing menjadi empat potong memanjang. Tancapkan 12 cengkih kering pada setiap potongan. Tata irisan perpaduan lemon dan cengkih di piring dan letakkan pada kedua ujung meja. Lalat bisa mendeteksi aroma buah jeruk lemon dan aroma rempah cengkih. Perpaduan aroma yang tajam ini berperan sebagai pengusir serangga yang baik.
Semoga informasi tentang beberapa tanaman yang bisa digunakan untuk mengusir lalat diatas bisa bermanfaat.
Klik di sini untuk informasi tanaman pengusir nyamuk
Tips Cara Agar Bayi Tidak Digigit Nyamuk
Bayi yang digigit nyamuk biasanya akan menjadi rewel atau menangis karena efek gatal yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Kulit bayi akan jadi bentol-bentok berwarna merah.
Agar bayi anda terhindar dari gigitan nyamuk, pastikan bahwa rumah dan area tempat tidur bayi bersih sehingga tidak ada tempat untuk nyamuk bersembunyi. Setelah itu, silahkan ikuti tips bagaimana caranya agar bayi bisa bebas terhindar dari gigitan nyamuk berikut ini:
Bila bayi anda sudah terlanjur digigit nyamuk, berikan bedak yang mengandung mentol pada bekas gigitan yang memerah di kulit bayi. Bedak dengan senyawa mentol ini akan memberikan efek dingin, yang dapat mengurangi rasa gatal pada bayi.
Namun, jangan terlalu banyak menggunakan bedak mentol. Cukup ditaburi di kulit bayi yang digigit nyamuk saja. Dan bila bekas gigitan nyamuk banyak, sebaiknya segera bawa bayi ke dokter. Bila perlu, dokter akan memberinya obat antiradang.
Agar bayi anda terhindar dari gigitan nyamuk, pastikan bahwa rumah dan area tempat tidur bayi bersih sehingga tidak ada tempat untuk nyamuk bersembunyi. Setelah itu, silahkan ikuti tips bagaimana caranya agar bayi bisa bebas terhindar dari gigitan nyamuk berikut ini:
- Pasang kelambu di atas boks bayi, atau menutup bayi dengan penutup yang bentuknya mirip tudung saji yang sekelilingnya dilapisi kelambu.
- Selimuti tubuh bayi, atau kenakan baju lengan panjang dan celana panjang.
- Halau nyamuk yang masuk ke kamar tidur bayi dengan obat nyamuk semprot (yang aman) minimal satu jam sebelum bayi tidur, atau dengan menggunakan obat anti nyamuk listrik (letakkan minimal 5 meter dari boks bayi).
- Pasang kawat anti nyamuk pada setiap ventilasi kamar maupun ruangan lainnya.
- Oles minyak serai, (Pemesanan minyak serai, email ke : allyoucanhere@gmail.com )
Bila bayi anda sudah terlanjur digigit nyamuk, berikan bedak yang mengandung mentol pada bekas gigitan yang memerah di kulit bayi. Bedak dengan senyawa mentol ini akan memberikan efek dingin, yang dapat mengurangi rasa gatal pada bayi.
Namun, jangan terlalu banyak menggunakan bedak mentol. Cukup ditaburi di kulit bayi yang digigit nyamuk saja. Dan bila bekas gigitan nyamuk banyak, sebaiknya segera bawa bayi ke dokter. Bila perlu, dokter akan memberinya obat antiradang.
Tips Cara Agar Terhindar dari Gigitan Nyamuk
Nyamuk yang menggigit akan menyebabkan kulit gatal, bentol, kemerahan atau bahkan demam. Agar tidak digigit nyamuk, ada beberapa tips yang bisa anda lakukan. Diantaranya adalah:
- Jangan beraktivitas di luar ruangan semisal disekitar kebun saat pagi dan sore hari. Waktu-waktu tersebut adalah saat dimana nyamuk aktif berkeliaran.
- Gunakan baju yang berlengan panjang serta celana panjang berwarna terang
- Jika masih ada anggota tubuh yang terbuka, gunakan krim atau minyak penolak nyamuk pada bagian tubuh yang terbuka tersebut.
- Untuk didalam ruangan gunakan semprot nyamuk, obat nyamuk bakar atau elektrik untuk mengusir nyamuk.
- Tidur di tempat tidur berkelambu bila ventilasi rumah anda tidak berkasa anti nyamuk
- Hidupkan penyejuk udara (AC) di ruangan anda. Jika tidak ada bisa juga menggunakan kipas angin.
- Tanam bunga lavender di sekitar rumah, pekarangan atau kebun rumah anda. Bau bunga lavender sangat tidak disukai nyamuk.
- Gunakan raket elektrik untuk membunuh nyamuk. Saat ini sudah ada banyak yang menjual alat tersebut.
- Oleskan Minyak Serai, (Pemesanan minyak serai, email ke : allyoucanhere@gmail.com )
Konsumsi Vitamin Bisa Bermanfaat Untuk Menghindari Gigitan Nyamuk
Menghindari gigitan nyamuk ternyata tidak harus selalu dilakukan dari luar, misalnya dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk. Untuk menghindari agar nyamuk tidak menggigit kita sudah tahu, paling ampuh yah olesi minyak serai (Pemesanan minyak serai, email ke : allyoucanhere@gmail.com ).
Selain itu pun bisa dilakukan dari dalam tubuh, caranya adalah dengan mengkonsumsi beberapa jenis vitamin.
Seperti yang dikutip dari Livestrong, ada beberapa vitamin yang dapat menjauhkan kita dari gigitan nyamuk.
1. Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin antioksidan. Vitamin E membantu memblokir kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat mempercepat proses penuaan dan menyebabkan keriput. Vitamin E juga membantu untuk membuat sel darah merah dan meningkatkan perkembangan sel-sel kulit baru dengan meningkatkan sirkulasi darah.
Home Remedy Reference Center mengatakan bahwa vitamin E telah terbukti sebagai salah satu pengobatan terbaik untuk menghindari gigitan serangga. Vitamin E yang dapat membantu mengurangi bengkak dari gigitan nyamuk dapat ditemukan dalam biji jagung dan bunga matahari.
2. Vitamin B-1
Vitamin B-1 yang juga disebut tiamin, dapat digunakan untuk membantu mencegah gigitan nyamuk dengan bertindak sebagai penolak. Setelah mengonsumsi tiamin, kulit akan mengeluarkan bau yang tidak disukai nyamuk.
Pyllis A. Balch dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing, merekomendasikan mengonsumsi sekitar 75-150 mg vitamin B-1 setiap hari untuk mencegah gigitan nyamuk. Vitamin B-1 dapat ditemukan dalam makanan seperti beras, gandum utuh dan sirup tebu (molasses).
3. Vitamin C (Asam askorbat)
Vitamin C dapat membantu mengurangi inflamasi (peradangan) dan nyeri akibat gigitan serangga, serta mencegah dari gigitan nyamuk.
University of Maryland Medical Center mengatakan bahwa vitamin C juga penting untuk penyembuhan luka di kulit, termasuk luka gigitan nyamuk. Buah yang kaya vitamin C adalah kiwi, sayuran yang dimasak, blueberry, jeruk, strawberry, tomat dan cranberry.
Info:
Selain itu pun bisa dilakukan dari dalam tubuh, caranya adalah dengan mengkonsumsi beberapa jenis vitamin.
Seperti yang dikutip dari Livestrong, ada beberapa vitamin yang dapat menjauhkan kita dari gigitan nyamuk.
1. Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin antioksidan. Vitamin E membantu memblokir kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat mempercepat proses penuaan dan menyebabkan keriput. Vitamin E juga membantu untuk membuat sel darah merah dan meningkatkan perkembangan sel-sel kulit baru dengan meningkatkan sirkulasi darah.
Home Remedy Reference Center mengatakan bahwa vitamin E telah terbukti sebagai salah satu pengobatan terbaik untuk menghindari gigitan serangga. Vitamin E yang dapat membantu mengurangi bengkak dari gigitan nyamuk dapat ditemukan dalam biji jagung dan bunga matahari.
2. Vitamin B-1
Vitamin B-1 yang juga disebut tiamin, dapat digunakan untuk membantu mencegah gigitan nyamuk dengan bertindak sebagai penolak. Setelah mengonsumsi tiamin, kulit akan mengeluarkan bau yang tidak disukai nyamuk.
Pyllis A. Balch dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing, merekomendasikan mengonsumsi sekitar 75-150 mg vitamin B-1 setiap hari untuk mencegah gigitan nyamuk. Vitamin B-1 dapat ditemukan dalam makanan seperti beras, gandum utuh dan sirup tebu (molasses).
3. Vitamin C (Asam askorbat)
Vitamin C dapat membantu mengurangi inflamasi (peradangan) dan nyeri akibat gigitan serangga, serta mencegah dari gigitan nyamuk.
University of Maryland Medical Center mengatakan bahwa vitamin C juga penting untuk penyembuhan luka di kulit, termasuk luka gigitan nyamuk. Buah yang kaya vitamin C adalah kiwi, sayuran yang dimasak, blueberry, jeruk, strawberry, tomat dan cranberry.
Info:
Cara Mengusir Kecoa, Nyamuk, Semut dan Tikus Tanpa Bahan Kimia
Mengusir kecoa, nyamuk, semut dan tikus bisa dilakukan tanpa harus menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya. Kita bisa mengusir binatang-binatang pengganggu tersebut menggunakan bahan-bahan yang berasal dari alam sehingga tetap aman untuk lingkungan sekitar.
# KECOAK
Gunakan merica butir & tumbuk halus, taruh merica di kain kasa & ikat dengan karet gelang. Letakkan di tempat 2x yang banyak kecoaknya, di jamin kecoaknya kapok.
# NYAMUK
Gunakan minyak serai. Sekarang di jual seperti minyak kayu putih. Bisa di teteskan ke air untuk ngepel lantai & bau wangi serai akan mengusir nyamuk & tidak berani datang lagi, kalau dilakukan secara teratur. Atau bisa di teteskan pada bantal & guling, nyamuk lari, nggak berani dekat, tidur di jamin nyenyak.
( Pemesanan minyak serai, email ke : allyoucanhere@gmail.com )
# SEMUT
Gunakan air perasan jeruk nipis & celupkan di kain lap. Bersihkan di daerah 2x yang sering di lewati/jalur semut, semutnya kabur karena tidak suka asam .
# TIKUS
Gunakan buah mengkudu yang sudah masak, potong & taruh di piring 2x kecil, letakkan di sudut 2x tempat tikus sering lewat; bau mengkudu akan membuat tikus ogah masuk. (Potong mengkudu gunakan sarung tangan karena getahnya bisa membuat tangan gatal)
Semoga informasi tentang cara mengusir kecoa, nyamuk, semut dan tikus tanpa bahan kimia diatas bisa bermanfaat.
# KECOAK
Gunakan merica butir & tumbuk halus, taruh merica di kain kasa & ikat dengan karet gelang. Letakkan di tempat 2x yang banyak kecoaknya, di jamin kecoaknya kapok.
# NYAMUK
Gunakan minyak serai. Sekarang di jual seperti minyak kayu putih. Bisa di teteskan ke air untuk ngepel lantai & bau wangi serai akan mengusir nyamuk & tidak berani datang lagi, kalau dilakukan secara teratur. Atau bisa di teteskan pada bantal & guling, nyamuk lari, nggak berani dekat, tidur di jamin nyenyak.
( Pemesanan minyak serai, email ke : allyoucanhere@gmail.com )
# SEMUT
Gunakan air perasan jeruk nipis & celupkan di kain lap. Bersihkan di daerah 2x yang sering di lewati/jalur semut, semutnya kabur karena tidak suka asam .
# TIKUS
Gunakan buah mengkudu yang sudah masak, potong & taruh di piring 2x kecil, letakkan di sudut 2x tempat tikus sering lewat; bau mengkudu akan membuat tikus ogah masuk. (Potong mengkudu gunakan sarung tangan karena getahnya bisa membuat tangan gatal)
Semoga informasi tentang cara mengusir kecoa, nyamuk, semut dan tikus tanpa bahan kimia diatas bisa bermanfaat.