Hantu-hantu Jepang - Japanesse Ghost A section
1. Aburakago :
Oil Child

Pengucapan: ah-buh-rah-kah-goh
Area yang ditinggali: disekitar lampu, khususnya lampu minyak
Kekuatan khusus: Api, Ilusi
Tingkat Bahaya: tak mengganggu
Kesukaan: Minyak dan Lampu
Dibenci: orang jahat, tamak dan rakus

Aburakago dalam mitologi Jepang disebut sebagai anak dari minyak. Dia berada di sekitar lampu minyak. Ada sedikit informasi tentang Yōkai aneh ini. Aburakago muncul dalam bentuk seorang anak kecil, dan cenderung tertarik berada di sekitar lampu minyak. Mereka selalu muncul disertai oleh satu atau lebih bola api, mungkin bola itulah yang disebut dengan Hitodama.
Sering menghisap minyak dari lampu niyak untuk bergerak lebih cepat. Beberapa cerita mengatakan bahwa aburakago adalah manifestasi dari para pencuri minyak , setelah mereka menjadi hantu,kebiasaan mereka terus berlanjut. Berbagai pendapat bermunculan untuk menceritakan asal usul dari mahluk ini, dan apapun pendapatnya yang pasti aburakago adalah mahluk misterius yang mempunyai perilaku aneh.
2. Abura Sumashi :

The Wise One of the Oil
Pengucapan: ah-buh-rah-soo-mah-shee
Area yang ditinggali: Hutan, Disekitar lampu minyak yang menyala.
Kekuatan khusus: Ilusi, Menghilang
Tingkat Bahaya: Sering mengganggu
Kesukaan: Minyak, Lampu Minyak, Kebijaksanaan.
Dibenci: orang yang suka merusak, orang yang tidak menghargai alam,
orang yang kejam, orang yang suka menindas.
Ahura-sumashi adalah makhluk dari cerita rakyat dari Amakusa di prefektur Kumamoto.
Penampilannya yang aneh sudah cukup untuk memancing pertanyaan tentang asal usul hantu yang menarik ini. Diceritakan bahwa pada suatu masa, jika ada seorang biksu atau pendeta yang mencuri minyak, maka ia akan menjadi Abura-sumashi. Minyak tersebut digunakan untuk menyalakan lampu untuk menghangatkan badan. Abura –sumashi bersifat bijak, sangat tenang tetapi terkadang sedikit nakal dan bisa menyebabkan celaka, dan cerita tentang hantu ini masih terus berlanjut dijaman sekarang. Mahluk ini menggunakan baju dari rumput kering (yang biasa digunakan untuk melindungi badan dari hujan bagi orang jepang zaman dulu), serta membawa tongkat seperti layaknya para biksu budha. Menggunakan sandal kayu atau sandal jerami, Mahluk ini mempunyai sesuatu yang unik dikepalanya, yang mencerminkan ketenangannya,. Menonjol keluar dari Kepalanya yang bulat dan terbuat dari batu.
Walaupun ada sumber yang berbeda pendapat tentang mahluk ini, tetapi hamper di semua cerita Abura-sumashi digambarkan sebagai sesosok mahluk yang tenang dan walaupun sedikit nakal tetapi mahluk ini tidak pernah membahayakan orang, mahluk ini sangat bijak dan pintar. Ketika seseorang bercerita tentang Abura-sumashi biasanya orang tersebut mengatakan bahwa “dia berada disekitar kita sekarang!” jika para pendengarnya mulai gelisah dan melihat disekilingnya, maka Abura-sumashi yang memang sedang berada disekitar mereka akan segera menghilang. Abura-sumashi biasanya muncul pada musim dingin dan menyukai kehangatan yang dihasilkan oleh lampu minyak, Mahluk ini akan menghilang jika lampu tersebut mati. Adalah kesempatan yang baik jika bisa berbincang dan berteman dengan mahluk ini.
Catatan :
Hantu aneh nan menakjubkan. Abura-sumashi sangatlah menarik. Jenis hantu yang baik dan saya yakin jika anak anak senang jika melihatnya atau bahkan orang dewasa akan sangat tertarik oleh kebijaksanaan dan ketenangannya
3. Akaname :

Bathroom Lickers
Pengucapan: ah-kah-nah-meh
Area yang ditinggali: Kamar mandi, Toilet, Closet
Kekuatan khusus: Bergerak sangat cepat, bisa membersihkan segala sesuatu dengan lidah,
Tingkat Bahaya: Bermanfaat
Kesukaan: Toilet Kotor
Dibenci: Dikejutkan
Jika anda pernah mendengar suara bising yang aneh di dalam kamar mandi ketika tengah malam, mungkin itu bukanlah suara kecoa ataupun serangga rumahan lainnya. Mungkin saja, itu adalah suara yang ditimbulkan oleh Mahluk misterius Akaname yang tinggal ditoilet atau kamar mandi. Dengan adanya keberadaan mereka, bukan berarti kamar mandi tersebut harus dibersihkan, justru bagi mereka, lebih kotor lebih baik, tidak ada yang lebih mereka sukai daripada menjilat kotoran dan noda yang ada di kamar mandi.
Namanya mungkin berasal dari tubuhnya yang agak kemerahan dan ukurannya yang kecil, Akaname akan muncul dikamar mandi ketika mereka yakin bahwa orang orang didalam rumah telah tertidur lelap, mereka akan langsung menjilati seluruh ruangan kamar mandi! Tetapi, ketika seseorang datang, orang tersebut hanya akan melihat kelebatan akaname yang ketika itu akan langsung bersembunyi atau hanya mendengar suara langkah kaki Akaname didalam kamar mandi.
Mahluk ini benar benar menguntungkan walalupun kadang mengejutkan orang karena penampilanhnya yang aneh. Ini hanyalah sedikit kesalah pahaman kecil, Bukankan menjilati kotoran kamar mandi adalah hal yang bagus?
Aneh dan dihormati, Akaname datang dan pergi sesuka hati. Bagaimana cara mereka masuk kedalam rumah?Bagaimana cara mereka keluar? Bukan masalah, yang mereka mau hanyalah membantu kita, walaupun kadang hal tersebut kurang begitu kita perhatikan; mereka hanya mau noda noda dari kamar mandi kita! Jadi, memang penting menjaga kebersihan kamar mandi, tetapi mungkin anda bisa meninggalkan sedikit debu di pojok kamar mandi, atau noda noda di cermin akmar mandi. Siapa tahu, suatu malam anda beruntung bisa melihat sekelebat bayangan Akaname ketika anda terbangun untuk pergi kekamar mandi pada waktu tengah malam.
4. Amikiri :

Net Cutter
Pengucapan: ah-mee-kee-ree
Area yang ditinggali: perairan, khusunya yang sering dilaluipara nelayan
Kekuatan khusus: berenang dengan cepat, transformasi, ilusi
Tingkat Bahaya: mengganggu tanpa menyakiti
Kesukaan: memotong jala
Dibenci: mahluk tak tahu diri yang ingin menguasai segala hal.
Mahluk aneh nan menakjubkan, salah satu ras mahluk air yang bisa berubah wujud dan hidup didarat bahkan kadangkala terbang diudara layaknya mereka berenang di air. Mahluk ini memperoleh nama julukannya karena kebiasaannya jala ikan yang ekrapkali menghalangi pergerakan mahluk ini. Jala ikan para nelayan yang menghalangi ketika mahluk ini berenang didalam air akan diputus sampai menjadi serpihan serpihan kecil oleh capitnya yang tajam.
Tetapi, mereka hampir tidak pernah menyerang manusia, mahluk ini adalah jenis mahluk yang tenang walaupun penampilannya menakutkan. Gambaran umum tentang wujud amikiri adalah capitnya yang menyerupai capit lobster, ekor ular dan kepala mirip seperti burung camar. Beberapa sumber mencatat bahwa amikiri berukuran seperti hewan rumahan layaknya anjing atau kucing, ettapi ada juga sumber lain yang menyebutkan bahwa ukuran amikiri sebesar manusia, tepatnya seukuran anak anak.
Hampir sepanjang hidupnya dihabiskan didalam air dan jarang sekali terlihat keluar dari daerah perairan, tetapi, seperti umumnya siluman air, mereka bisa berubah wujud menjadi manusia ketika mereka berada didaratan. Alaminya, mereka tidak terlalu merasa nyaman berada didaratan terlalu lama
5. Ashimagari :

Sticky Steps
Pengucapan: ah-shee-mah-gah-ree
Area yang ditinggali: Biasa ditemukan pada jejak kaki ketika malam hari
Kekuatan khusus: menghilang, ilusi, lengket
Tingkat Bahaya: tidak berbahaya
Kesukaan: jahil
Dibenci: tidak diketahui
Orang orang yang berjalan dimalam hari adalah target utama dari siluman yang bernama Ashimagari. . mahluk ini muncul tepat didepan langkah para pejalan kaki, dan ketika orang tersebut menjejakan kakinya ketubuh mahluk tsb, maka orang itu akan sulit untuk menggerakan kakinya dan kaki mereka akan diselimuti benda seperti kapas tebal. Bagaimana pun mereka berusaha, kaki mereka tak aakan lepas sampai Ashimagari puas mengerjai mereka lalu menghilang tanpa bekas.
Siluman aneh yang tak pernah menyakiti orang,Ashimagari seringkali dikaitkan dengan siluman yang bernama tanuki atau tanuki itu sendiri yang bertransformasi menjadi bentuk lain ketika mengerjai pejalan kaki. Satu hal yang menyebalkan adalah, mereka sering membuat para pejalan kaki terjatuh.
Catatan :
Diantara silumanl lain, Ashimagari mungkin yang paling tidak menakutkan, hal terbaik yang hatus dilakukan ketika dikerjai oleh Ashimagari adalah, menunggu sampai mahluk tsb melepaskanmu, karena, semakin anda berusaha melepaskan diri, mahluk ini akan semakin erat menempel, setelah menunggu, maka mahluk tsb akan bosan lalu melapaskan anda, sehingga anda bisa melanjutkan perjalanan sambil membawa sebuah cerita menatik untuk diceritakan pada teman teman anda.
6. Akashita :

Red Tongue
Monter berbulu ini mempunyai nama yang berarti "lidah merah", dalam buku ketiga sekien toriyama yang berjudul Gazu Hyakki yako, mahluk ini digambarkan dengan sosok mahluk yang muncul dari balik awan gelap disebuah pintu air.
Nama mahluk ini diambil dari salah satu 6 tanda buruk dalam kalender penanggalan jepang, Shakko (berarti juga mulut merah), yang menandakan kesialan dan kekejaman.,. mahluk ini mirip dengan Shakusetsu - jin (dewa lidah merah) yaitu dewa yang menjaga gerbang barat dan juga mirip dengan salah satu nama raksasa dalam mithologi india.
7. Ama-no-jaku :

Makhluk yang menyerupai setan Jepang. Biasanya digambarkan sebagai semacam oni kecil, dan diperkirakan mampu menyebabkan keinginan yang paling gelap dan dengan demikian meyakinkan seseorang untuk melakukan perbuatan jahat. Ini adalah semangat kontradiksi dan penyimpangan.
Cerita ini terkenal dalam versi brutalnnya, dari cerita rakyat Uriko-hime, yang mana pada hari pernikahannya, sang terkasih putri melon, memakai kulit yang dikuliti nya untuk menyamar sebagai dirinya, dan kemudian ditemukan keluar dan dipukuli sampai mati.
8. Ame-furi-kozo :

Little Rainfall Boy
Suatu ketika ketika hujan menjelang senja, sesosok roh cuaca yang baik sesekalin terlihat berlarian dan bermain main dengan gembira. wujudnya seperti anak kecil yang membawa lampu kertas dan memakai payung kuno yang terbuat dari jerami, konon, roh ini adalah pelayan dari Ushi, dewa dari legenda china yang mempunyai kekuatan menurunkan hujan.
9. Ame-onna :

Rain Woman
Diceritakan bahwa mahluk ini sama dengan dewi gunung dari legenda China, yang berubah menjadi awan pada pagi hari dan mejadi hujan pada sore harinya. Roh perempuan ini lebih dikenal sebagai sosok dewi daripada sesosk hantu. Dia kadang terlihat sedang berjalan pada malam hari ketika hujan turun.
Para petani yang sangat bergantung pada hujan untuk mengairi sawah mereka selalu berharap akan kedatangan mahluk ini. Karena, kemanapun dia berjalan, hujan akan turun mengikutinya.
10. Ao-andon :

Blue Lamp Ghost
Pada jaman Edo, ada permainan populer pada masa itu, yaitu hyau monogatari atau "a hundred stories". Yaitu beberapa orang akan berkumpul dalam satu ruangan dimana ada 100 lilin dinyalakan didalam lampu andon yang dilapisi kertas biru untuk menciptakan suasana horor. lalu seratu cerita hantu akan diceritakan oleh orang orang dalam ruangan tersebut. ketika satu cerita selesai, maka satu lilin akan dimatikan. ketika cerita terkahir diceritakan dan ruangan berubah menjadi gelap, iblis yang dikenal dengan nama ao andon akan muncul.
11. Ao-bōzu :

Green Monk
Ketika gandum mulai berbuah, sesosok biksu dengan kulit berwarna hijau diceritakan akan muncul dari balik rerimbunan tanaman gandum yang masih berwarna hijau,. anak kecil yang dalam perjalan pulang melewati persawahan akan diculik oleh mahluk ini.
sekien toriyama menggambarkan mahluk ini seperti sesosok cyclops (raksasa dalam mithologi yunani),berkulit hijau mungkin saja dia terinspirasi oleh siluman lain yang serwujud seperti biksu. karena biasanya di jepang, siluman yang mempunyai wujud seperti biksu hanya memiliki satu buah mata.
12. Ao-nyōbō :

Blue Wife
Di reruntuhan istana istana kuno, mungkin saja anda bisa bertemu dengan iblis wanita ini, wujudnya adalah sesosok monster wanita dengan pakaian kerajaan, giginya hitam dan tidak memiliki alis,. Kabarnya, ia akan membunuh tiap laki laki muda yang ditemuinya.
13. Aosagi-bi :

Ketika malam hari, sesosok burung bangau bisa terlihat dengan matanya yang menyala serta bulunya yang putih memancarkan cahaya mistis. Dari kejauhan, burung itu terlihat seperti bola api.
14. Ayakashi :

Strange Sea Serpent
nama lain: Ikuchi
Konon sering dijumpai Di perairan jepang, AYAKASHI mahluk yang mirip dengan belut, tubuhnya tidak begitu besar tetapi panjangnya mencapai ribuan meter, jika ia melintas diatas perahu kecil, bisa menghabiskan waktu 2 – 3 hari untuk ia selesai melintasinya,. Jika ada orang yang menceburkan diri untuk kabur ketika AYAKASHI melintas diatas perahu, maka tubuh orang tersebut akan meleleh akibat minyak yang dikeluarkan dari kulit AYAKASHI.
15. Azuki-arai :

Azuki Bean Washer
nama lain : Adzuki-arai
Jauh dibawah air terjun pegunungan di seluruh jepang, anda mungkin bisa mendengar suara yōkai - shoki shoki, seperti suara seseorang yang sedang mencuci kacang merah azuki, kadang juga terdengar nyanyian
“Azuki togō ka, hito totte kuo ka, shoki shoki”
“haruskah aku mencuci kacang azuki miliku atau aku harus menculik seseorang untuk kumakan?shoki shoki?”
Walau nyanyiannya terdengar menakutkan, nyatanya AZUKI ARAI adalah mahluk yang sangat pemalu yangmana hanya mengganggu manusia dengan suara suara anehnya, tetapi jika ada orang yang berani mengganggunya, maka orang tersebut bisa ditenggelamkannya. AZUKI-ARAI sangat jarang terlihat, biasa wujudnya menyerupai anak kecil, orang tua cebol atau nenek nek yang sangat pendek.
Oil Child

Pengucapan: ah-buh-rah-kah-goh
Area yang ditinggali: disekitar lampu, khususnya lampu minyak
Kekuatan khusus: Api, Ilusi
Tingkat Bahaya: tak mengganggu
Kesukaan: Minyak dan Lampu
Dibenci: orang jahat, tamak dan rakus

Aburakago dalam mitologi Jepang disebut sebagai anak dari minyak. Dia berada di sekitar lampu minyak. Ada sedikit informasi tentang Yōkai aneh ini. Aburakago muncul dalam bentuk seorang anak kecil, dan cenderung tertarik berada di sekitar lampu minyak. Mereka selalu muncul disertai oleh satu atau lebih bola api, mungkin bola itulah yang disebut dengan Hitodama.
Sering menghisap minyak dari lampu niyak untuk bergerak lebih cepat. Beberapa cerita mengatakan bahwa aburakago adalah manifestasi dari para pencuri minyak , setelah mereka menjadi hantu,kebiasaan mereka terus berlanjut. Berbagai pendapat bermunculan untuk menceritakan asal usul dari mahluk ini, dan apapun pendapatnya yang pasti aburakago adalah mahluk misterius yang mempunyai perilaku aneh.
2. Abura Sumashi :

The Wise One of the Oil
Pengucapan: ah-buh-rah-soo-mah-shee
Area yang ditinggali: Hutan, Disekitar lampu minyak yang menyala.
Kekuatan khusus: Ilusi, Menghilang
Tingkat Bahaya: Sering mengganggu
Kesukaan: Minyak, Lampu Minyak, Kebijaksanaan.
Dibenci: orang yang suka merusak, orang yang tidak menghargai alam,
orang yang kejam, orang yang suka menindas.
Ahura-sumashi adalah makhluk dari cerita rakyat dari Amakusa di prefektur Kumamoto.
Penampilannya yang aneh sudah cukup untuk memancing pertanyaan tentang asal usul hantu yang menarik ini. Diceritakan bahwa pada suatu masa, jika ada seorang biksu atau pendeta yang mencuri minyak, maka ia akan menjadi Abura-sumashi. Minyak tersebut digunakan untuk menyalakan lampu untuk menghangatkan badan. Abura –sumashi bersifat bijak, sangat tenang tetapi terkadang sedikit nakal dan bisa menyebabkan celaka, dan cerita tentang hantu ini masih terus berlanjut dijaman sekarang. Mahluk ini menggunakan baju dari rumput kering (yang biasa digunakan untuk melindungi badan dari hujan bagi orang jepang zaman dulu), serta membawa tongkat seperti layaknya para biksu budha. Menggunakan sandal kayu atau sandal jerami, Mahluk ini mempunyai sesuatu yang unik dikepalanya, yang mencerminkan ketenangannya,. Menonjol keluar dari Kepalanya yang bulat dan terbuat dari batu.
Walaupun ada sumber yang berbeda pendapat tentang mahluk ini, tetapi hamper di semua cerita Abura-sumashi digambarkan sebagai sesosok mahluk yang tenang dan walaupun sedikit nakal tetapi mahluk ini tidak pernah membahayakan orang, mahluk ini sangat bijak dan pintar. Ketika seseorang bercerita tentang Abura-sumashi biasanya orang tersebut mengatakan bahwa “dia berada disekitar kita sekarang!” jika para pendengarnya mulai gelisah dan melihat disekilingnya, maka Abura-sumashi yang memang sedang berada disekitar mereka akan segera menghilang. Abura-sumashi biasanya muncul pada musim dingin dan menyukai kehangatan yang dihasilkan oleh lampu minyak, Mahluk ini akan menghilang jika lampu tersebut mati. Adalah kesempatan yang baik jika bisa berbincang dan berteman dengan mahluk ini.
Catatan :
Hantu aneh nan menakjubkan. Abura-sumashi sangatlah menarik. Jenis hantu yang baik dan saya yakin jika anak anak senang jika melihatnya atau bahkan orang dewasa akan sangat tertarik oleh kebijaksanaan dan ketenangannya
3. Akaname :

Bathroom Lickers
Pengucapan: ah-kah-nah-meh
Area yang ditinggali: Kamar mandi, Toilet, Closet
Kekuatan khusus: Bergerak sangat cepat, bisa membersihkan segala sesuatu dengan lidah,
Tingkat Bahaya: Bermanfaat
Kesukaan: Toilet Kotor
Dibenci: Dikejutkan
Jika anda pernah mendengar suara bising yang aneh di dalam kamar mandi ketika tengah malam, mungkin itu bukanlah suara kecoa ataupun serangga rumahan lainnya. Mungkin saja, itu adalah suara yang ditimbulkan oleh Mahluk misterius Akaname yang tinggal ditoilet atau kamar mandi. Dengan adanya keberadaan mereka, bukan berarti kamar mandi tersebut harus dibersihkan, justru bagi mereka, lebih kotor lebih baik, tidak ada yang lebih mereka sukai daripada menjilat kotoran dan noda yang ada di kamar mandi.
Namanya mungkin berasal dari tubuhnya yang agak kemerahan dan ukurannya yang kecil, Akaname akan muncul dikamar mandi ketika mereka yakin bahwa orang orang didalam rumah telah tertidur lelap, mereka akan langsung menjilati seluruh ruangan kamar mandi! Tetapi, ketika seseorang datang, orang tersebut hanya akan melihat kelebatan akaname yang ketika itu akan langsung bersembunyi atau hanya mendengar suara langkah kaki Akaname didalam kamar mandi.
Mahluk ini benar benar menguntungkan walalupun kadang mengejutkan orang karena penampilanhnya yang aneh. Ini hanyalah sedikit kesalah pahaman kecil, Bukankan menjilati kotoran kamar mandi adalah hal yang bagus?
Aneh dan dihormati, Akaname datang dan pergi sesuka hati. Bagaimana cara mereka masuk kedalam rumah?Bagaimana cara mereka keluar? Bukan masalah, yang mereka mau hanyalah membantu kita, walaupun kadang hal tersebut kurang begitu kita perhatikan; mereka hanya mau noda noda dari kamar mandi kita! Jadi, memang penting menjaga kebersihan kamar mandi, tetapi mungkin anda bisa meninggalkan sedikit debu di pojok kamar mandi, atau noda noda di cermin akmar mandi. Siapa tahu, suatu malam anda beruntung bisa melihat sekelebat bayangan Akaname ketika anda terbangun untuk pergi kekamar mandi pada waktu tengah malam.
4. Amikiri :

Net Cutter
Pengucapan: ah-mee-kee-ree
Area yang ditinggali: perairan, khusunya yang sering dilaluipara nelayan
Kekuatan khusus: berenang dengan cepat, transformasi, ilusi
Tingkat Bahaya: mengganggu tanpa menyakiti
Kesukaan: memotong jala
Dibenci: mahluk tak tahu diri yang ingin menguasai segala hal.
Mahluk aneh nan menakjubkan, salah satu ras mahluk air yang bisa berubah wujud dan hidup didarat bahkan kadangkala terbang diudara layaknya mereka berenang di air. Mahluk ini memperoleh nama julukannya karena kebiasaannya jala ikan yang ekrapkali menghalangi pergerakan mahluk ini. Jala ikan para nelayan yang menghalangi ketika mahluk ini berenang didalam air akan diputus sampai menjadi serpihan serpihan kecil oleh capitnya yang tajam.
Tetapi, mereka hampir tidak pernah menyerang manusia, mahluk ini adalah jenis mahluk yang tenang walaupun penampilannya menakutkan. Gambaran umum tentang wujud amikiri adalah capitnya yang menyerupai capit lobster, ekor ular dan kepala mirip seperti burung camar. Beberapa sumber mencatat bahwa amikiri berukuran seperti hewan rumahan layaknya anjing atau kucing, ettapi ada juga sumber lain yang menyebutkan bahwa ukuran amikiri sebesar manusia, tepatnya seukuran anak anak.
Hampir sepanjang hidupnya dihabiskan didalam air dan jarang sekali terlihat keluar dari daerah perairan, tetapi, seperti umumnya siluman air, mereka bisa berubah wujud menjadi manusia ketika mereka berada didaratan. Alaminya, mereka tidak terlalu merasa nyaman berada didaratan terlalu lama
5. Ashimagari :

Sticky Steps
Pengucapan: ah-shee-mah-gah-ree
Area yang ditinggali: Biasa ditemukan pada jejak kaki ketika malam hari
Kekuatan khusus: menghilang, ilusi, lengket
Tingkat Bahaya: tidak berbahaya
Kesukaan: jahil
Dibenci: tidak diketahui
Orang orang yang berjalan dimalam hari adalah target utama dari siluman yang bernama Ashimagari. . mahluk ini muncul tepat didepan langkah para pejalan kaki, dan ketika orang tersebut menjejakan kakinya ketubuh mahluk tsb, maka orang itu akan sulit untuk menggerakan kakinya dan kaki mereka akan diselimuti benda seperti kapas tebal. Bagaimana pun mereka berusaha, kaki mereka tak aakan lepas sampai Ashimagari puas mengerjai mereka lalu menghilang tanpa bekas.
Siluman aneh yang tak pernah menyakiti orang,Ashimagari seringkali dikaitkan dengan siluman yang bernama tanuki atau tanuki itu sendiri yang bertransformasi menjadi bentuk lain ketika mengerjai pejalan kaki. Satu hal yang menyebalkan adalah, mereka sering membuat para pejalan kaki terjatuh.
Catatan :
Diantara silumanl lain, Ashimagari mungkin yang paling tidak menakutkan, hal terbaik yang hatus dilakukan ketika dikerjai oleh Ashimagari adalah, menunggu sampai mahluk tsb melepaskanmu, karena, semakin anda berusaha melepaskan diri, mahluk ini akan semakin erat menempel, setelah menunggu, maka mahluk tsb akan bosan lalu melapaskan anda, sehingga anda bisa melanjutkan perjalanan sambil membawa sebuah cerita menatik untuk diceritakan pada teman teman anda.
6. Akashita :

Red Tongue
Monter berbulu ini mempunyai nama yang berarti "lidah merah", dalam buku ketiga sekien toriyama yang berjudul Gazu Hyakki yako, mahluk ini digambarkan dengan sosok mahluk yang muncul dari balik awan gelap disebuah pintu air.
Nama mahluk ini diambil dari salah satu 6 tanda buruk dalam kalender penanggalan jepang, Shakko (berarti juga mulut merah), yang menandakan kesialan dan kekejaman.,. mahluk ini mirip dengan Shakusetsu - jin (dewa lidah merah) yaitu dewa yang menjaga gerbang barat dan juga mirip dengan salah satu nama raksasa dalam mithologi india.
7. Ama-no-jaku :

Makhluk yang menyerupai setan Jepang. Biasanya digambarkan sebagai semacam oni kecil, dan diperkirakan mampu menyebabkan keinginan yang paling gelap dan dengan demikian meyakinkan seseorang untuk melakukan perbuatan jahat. Ini adalah semangat kontradiksi dan penyimpangan.
Cerita ini terkenal dalam versi brutalnnya, dari cerita rakyat Uriko-hime, yang mana pada hari pernikahannya, sang terkasih putri melon, memakai kulit yang dikuliti nya untuk menyamar sebagai dirinya, dan kemudian ditemukan keluar dan dipukuli sampai mati.
8. Ame-furi-kozo :

Little Rainfall Boy
Suatu ketika ketika hujan menjelang senja, sesosok roh cuaca yang baik sesekalin terlihat berlarian dan bermain main dengan gembira. wujudnya seperti anak kecil yang membawa lampu kertas dan memakai payung kuno yang terbuat dari jerami, konon, roh ini adalah pelayan dari Ushi, dewa dari legenda china yang mempunyai kekuatan menurunkan hujan.
9. Ame-onna :

Rain Woman
Diceritakan bahwa mahluk ini sama dengan dewi gunung dari legenda China, yang berubah menjadi awan pada pagi hari dan mejadi hujan pada sore harinya. Roh perempuan ini lebih dikenal sebagai sosok dewi daripada sesosk hantu. Dia kadang terlihat sedang berjalan pada malam hari ketika hujan turun.
Para petani yang sangat bergantung pada hujan untuk mengairi sawah mereka selalu berharap akan kedatangan mahluk ini. Karena, kemanapun dia berjalan, hujan akan turun mengikutinya.
10. Ao-andon :

Blue Lamp Ghost
Pada jaman Edo, ada permainan populer pada masa itu, yaitu hyau monogatari atau "a hundred stories". Yaitu beberapa orang akan berkumpul dalam satu ruangan dimana ada 100 lilin dinyalakan didalam lampu andon yang dilapisi kertas biru untuk menciptakan suasana horor. lalu seratu cerita hantu akan diceritakan oleh orang orang dalam ruangan tersebut. ketika satu cerita selesai, maka satu lilin akan dimatikan. ketika cerita terkahir diceritakan dan ruangan berubah menjadi gelap, iblis yang dikenal dengan nama ao andon akan muncul.
11. Ao-bōzu :

Green Monk
Ketika gandum mulai berbuah, sesosok biksu dengan kulit berwarna hijau diceritakan akan muncul dari balik rerimbunan tanaman gandum yang masih berwarna hijau,. anak kecil yang dalam perjalan pulang melewati persawahan akan diculik oleh mahluk ini.
sekien toriyama menggambarkan mahluk ini seperti sesosok cyclops (raksasa dalam mithologi yunani),berkulit hijau mungkin saja dia terinspirasi oleh siluman lain yang serwujud seperti biksu. karena biasanya di jepang, siluman yang mempunyai wujud seperti biksu hanya memiliki satu buah mata.
12. Ao-nyōbō :

Blue Wife
Di reruntuhan istana istana kuno, mungkin saja anda bisa bertemu dengan iblis wanita ini, wujudnya adalah sesosok monster wanita dengan pakaian kerajaan, giginya hitam dan tidak memiliki alis,. Kabarnya, ia akan membunuh tiap laki laki muda yang ditemuinya.
13. Aosagi-bi :

Ketika malam hari, sesosok burung bangau bisa terlihat dengan matanya yang menyala serta bulunya yang putih memancarkan cahaya mistis. Dari kejauhan, burung itu terlihat seperti bola api.
14. Ayakashi :

Strange Sea Serpent
nama lain: Ikuchi
Konon sering dijumpai Di perairan jepang, AYAKASHI mahluk yang mirip dengan belut, tubuhnya tidak begitu besar tetapi panjangnya mencapai ribuan meter, jika ia melintas diatas perahu kecil, bisa menghabiskan waktu 2 – 3 hari untuk ia selesai melintasinya,. Jika ada orang yang menceburkan diri untuk kabur ketika AYAKASHI melintas diatas perahu, maka tubuh orang tersebut akan meleleh akibat minyak yang dikeluarkan dari kulit AYAKASHI.
15. Azuki-arai :

Azuki Bean Washer
nama lain : Adzuki-arai
Jauh dibawah air terjun pegunungan di seluruh jepang, anda mungkin bisa mendengar suara yōkai - shoki shoki, seperti suara seseorang yang sedang mencuci kacang merah azuki, kadang juga terdengar nyanyian
“Azuki togō ka, hito totte kuo ka, shoki shoki”
“haruskah aku mencuci kacang azuki miliku atau aku harus menculik seseorang untuk kumakan?shoki shoki?”
Walau nyanyiannya terdengar menakutkan, nyatanya AZUKI ARAI adalah mahluk yang sangat pemalu yangmana hanya mengganggu manusia dengan suara suara anehnya, tetapi jika ada orang yang berani mengganggunya, maka orang tersebut bisa ditenggelamkannya. AZUKI-ARAI sangat jarang terlihat, biasa wujudnya menyerupai anak kecil, orang tua cebol atau nenek nek yang sangat pendek.
Posted by Unknown
KEMATIAN 3 St Bernard-ku oleh jasa delivery PLANET PETSHOP GM yg tdk btanggung jawab!
Sedih bangettt.. hiks hiks...
kemarin baca berita ginian
Dear rekan-rekan dog lovers.
Saya mem-post ini hanya untuk meminta pendapat rekan-rekan sekalian sekaligus menghimbau. Agar hal ini tidak terjadi ke siapapun, semoga ada yang dapat dipelajari dari kisah nyata saya ini yang terjadi pada tanggal 4 Februari 2011.
link foto dibawah adalah foto 4 anjing saint bernard-ku sebelum kejadian naas tersebut.



link Foto berikut adalah kondisi ke 3 ekor anjing saint bernardku yang sudah tidak bernyawa.

kemarin baca berita ginian
Dear rekan-rekan dog lovers.
Saya mem-post ini hanya untuk meminta pendapat rekan-rekan sekalian sekaligus menghimbau. Agar hal ini tidak terjadi ke siapapun, semoga ada yang dapat dipelajari dari kisah nyata saya ini yang terjadi pada tanggal 4 Februari 2011.
Kronologi kematian ini diawali ketika ke-4 ekor Anjing St Bernard milik saya, Christina (HP; 082-111-2222-01) yang sudah saya rawat sejak kecil, hendak saya percayakan ke rekan saya di Klaten Jogja untuk dipelihara - Pak Handaka (HP: 0878-3494-8558), dimana udara disana lebih sejuk ketimbang di Jakarta dengan hamparan rumput yang luas milik Pak Handaka yang juga memilik kolam besar di kebunnya sehingga mereka bisa lebih bahagia dan terpelihara dengan baik.
link foto dibawah adalah foto 4 anjing saint bernard-ku sebelum kejadian naas tersebut.
Karena saya sendiri tidak pernah melakukan pengiriman binatang ke luar kota, dan Pak Handaka sendiri tidak pernah mendatangkan binatang dari Jakarta ke Jogja,
maka, Pak Handaka pun menelpon JOHANES INDRAJAYA - PLANET PETSHOP GAJAH MADA Plaza Lt.1 - Tel; 021-63852624, Hp: 0812-888-1200 untuk menanyakan perihal pet delivery.
Disini, JOHANES langsung mengatakan bahwa Pak Handaka bisa melakukan pengiriman melalui dia, dan dia meyakinkan Pak Handaka bahwa dia sudah biasa melakukan pengiriman hewan ke luar kota.
Disini akhirnya Pak Handaka setuju menggunakan jasa JOHANES INDRAJAYA - PLANET PETSHOP Gajah Mada Plaza Jakarta, dan melakukan pembayaran Rp 3 juta rupiah untuk pengiriman 5 ekor Anjing (4 ekornya itu Anjing saya, 1 lagi Anjing Saint Bernard milik orang lain)
--------------
JOHANES di hari Kamis, 3 Februari 2011 (1 hari sebelum penjemputan Anjing saya), menelpon saya sekitar pukul 3 sore, pada saat saya bekerja di kantor dan menanyakan perihal berat Anjing St Bernard saya, dan saya dengan jelas mengatakan bahwa anjing saya beratnya 65 kilo ke atas. lalu di pembicaraan melalui telpon ini,
JOHANES sempat terdengar ragu dan mengatakan "wah muat nggak tuh ya di kandang ukuran P5?",
lalu saya jawab " Ukuran kandang P5 itu ukuran berapa kali berapa ya?, tapi JOHANES tidak menjawab karena dia tidak tau ukuran persisnya".
Lalu saya tekankan di pembicaraan telpon "Ya berat Anjing saya satu ekornya itu antara 65kg- 75 kg-an pak, seukuran orang dewasa, bapak kan saya dengar dari Pak Handaka sudah biasa kirim binatang, jadi saya percayakan ke Bapak aja, yang pasti jangan kekecilan aja pak kandangnya. kasian.
JOHANES: "Besok rencananya Ibu Christin ada dirumah tidak ya? sekitar jam 12 - 1 siang gitu?, saya rencananya mau ambil jam segituan"
Saya: Wah pak, memangnya harus hari Jumat ya Pak?, ga bisa weekend saja gitu?, soalnya saya orang kantoran, tapi di di-rumah ada orang kok pak, namanya NOLDI, dia yang bantu saya merawat anjing-anjing saya, nanti biar bapak ketemu dengan dia saja ya (Perlu rekan-rekan ketahui, Noldi ini umurnya 19 tahun dan pendidikan terakhirnya hanya SMP). Tapi ya sudah deh pak gapapa, nanti yang ada saya nangis lagi pas anjingnya mau dibawa.. sedih pisahnya..
-------------------
Hari H - 4 Februari 2011 - Jumat jam 12 siang, ke-4 ekor Anjing diangkut oleh JOHANES dari kediaman, sekitar jam 11 siang JOHANES menelpon ke HP saya, hanya saja sayangnya saya sedang melakukan presentasi meeting di kantor, sehingga saya tak bisa angkat. Sekitar jam 1 siang saya SMS JOHANES, dan JOHANES hanya reply "sudah saya bawa bu"
Siapa yang menyangka dan mengira Sabtu pagi hari jam 7, saya mendapatkan SMS dari Pak Handaka bahwa 3 dari 4 ekor yang dikirim oleh JOHANES telah mati. Saya menangis histeris sejadi-jadinya, apalagi setelah mendengar hasil visum dokter yang mengatakan penyebab kematian Dior, Alfan dan Dextra adalah karena kekurangan oksigen sehingga paru-paru mereka pecah, dengan kondisi darah keluar dari mata, hidung dan telinga.Tidak ada itikad baik dari JOHANES untuk bertanggung jawab sama sekali. Perlu rekan-rekan ketahui, harga pasaran Anjing Saint Bernard yang berusia produktif adalah minimal 20 juta hingga 35 juta per ekor.
JOHANES dengan tegas di SMS-SMSnya ketika saya mintai tanggung jawab "MAAF SAYA TIDAK SALAH, INI MURNI KECELAKAAN", dia malah menyalahkan NOLDI yang notabene si penunggu rumah yang baru berusia 19 tahun dengan dalih "Seandainya pada saat itu Noldi bilang, Pak Kandangnya kekecilan, pasti saya tidak jadi angkut", "Seandainya waktu itu Ibu Christin mau meluangkan waktu cuti dari kantor untuk melihat saya mengambil anjing ibu, pasti tidak begini kejadiannya"
Sebelum rekan-rekan berpihak di JOHANES, perlu rekan lihat ukuran kandang P5 yang dipakai untuk mengirim Anjing saya yang foto-nya diambil oleh Pak Handaka
link Foto berikut adalah gambar kandang P5 yang dipakai oleh JOHANES untuk melakukan pengiriman (1 kandang diisi 2 ekor)
maka, Pak Handaka pun menelpon JOHANES INDRAJAYA - PLANET PETSHOP GAJAH MADA Plaza Lt.1 - Tel; 021-63852624, Hp: 0812-888-1200 untuk menanyakan perihal pet delivery.
Disini, JOHANES langsung mengatakan bahwa Pak Handaka bisa melakukan pengiriman melalui dia, dan dia meyakinkan Pak Handaka bahwa dia sudah biasa melakukan pengiriman hewan ke luar kota.
Disini akhirnya Pak Handaka setuju menggunakan jasa JOHANES INDRAJAYA - PLANET PETSHOP Gajah Mada Plaza Jakarta, dan melakukan pembayaran Rp 3 juta rupiah untuk pengiriman 5 ekor Anjing (4 ekornya itu Anjing saya, 1 lagi Anjing Saint Bernard milik orang lain)
--------------
JOHANES di hari Kamis, 3 Februari 2011 (1 hari sebelum penjemputan Anjing saya), menelpon saya sekitar pukul 3 sore, pada saat saya bekerja di kantor dan menanyakan perihal berat Anjing St Bernard saya, dan saya dengan jelas mengatakan bahwa anjing saya beratnya 65 kilo ke atas. lalu di pembicaraan melalui telpon ini,
JOHANES sempat terdengar ragu dan mengatakan "wah muat nggak tuh ya di kandang ukuran P5?",
lalu saya jawab " Ukuran kandang P5 itu ukuran berapa kali berapa ya?, tapi JOHANES tidak menjawab karena dia tidak tau ukuran persisnya".
Lalu saya tekankan di pembicaraan telpon "Ya berat Anjing saya satu ekornya itu antara 65kg- 75 kg-an pak, seukuran orang dewasa, bapak kan saya dengar dari Pak Handaka sudah biasa kirim binatang, jadi saya percayakan ke Bapak aja, yang pasti jangan kekecilan aja pak kandangnya. kasian.
JOHANES: "Besok rencananya Ibu Christin ada dirumah tidak ya? sekitar jam 12 - 1 siang gitu?, saya rencananya mau ambil jam segituan"
Saya: Wah pak, memangnya harus hari Jumat ya Pak?, ga bisa weekend saja gitu?, soalnya saya orang kantoran, tapi di di-rumah ada orang kok pak, namanya NOLDI, dia yang bantu saya merawat anjing-anjing saya, nanti biar bapak ketemu dengan dia saja ya (Perlu rekan-rekan ketahui, Noldi ini umurnya 19 tahun dan pendidikan terakhirnya hanya SMP). Tapi ya sudah deh pak gapapa, nanti yang ada saya nangis lagi pas anjingnya mau dibawa.. sedih pisahnya..
-------------------
Hari H - 4 Februari 2011 - Jumat jam 12 siang, ke-4 ekor Anjing diangkut oleh JOHANES dari kediaman, sekitar jam 11 siang JOHANES menelpon ke HP saya, hanya saja sayangnya saya sedang melakukan presentasi meeting di kantor, sehingga saya tak bisa angkat. Sekitar jam 1 siang saya SMS JOHANES, dan JOHANES hanya reply "sudah saya bawa bu"
Siapa yang menyangka dan mengira Sabtu pagi hari jam 7, saya mendapatkan SMS dari Pak Handaka bahwa 3 dari 4 ekor yang dikirim oleh JOHANES telah mati. Saya menangis histeris sejadi-jadinya, apalagi setelah mendengar hasil visum dokter yang mengatakan penyebab kematian Dior, Alfan dan Dextra adalah karena kekurangan oksigen sehingga paru-paru mereka pecah, dengan kondisi darah keluar dari mata, hidung dan telinga.Tidak ada itikad baik dari JOHANES untuk bertanggung jawab sama sekali. Perlu rekan-rekan ketahui, harga pasaran Anjing Saint Bernard yang berusia produktif adalah minimal 20 juta hingga 35 juta per ekor.
JOHANES dengan tegas di SMS-SMSnya ketika saya mintai tanggung jawab "MAAF SAYA TIDAK SALAH, INI MURNI KECELAKAAN", dia malah menyalahkan NOLDI yang notabene si penunggu rumah yang baru berusia 19 tahun dengan dalih "Seandainya pada saat itu Noldi bilang, Pak Kandangnya kekecilan, pasti saya tidak jadi angkut", "Seandainya waktu itu Ibu Christin mau meluangkan waktu cuti dari kantor untuk melihat saya mengambil anjing ibu, pasti tidak begini kejadiannya"
Sebelum rekan-rekan berpihak di JOHANES, perlu rekan lihat ukuran kandang P5 yang dipakai untuk mengirim Anjing saya yang foto-nya diambil oleh Pak Handaka
link Foto berikut adalah gambar kandang P5 yang dipakai oleh JOHANES untuk melakukan pengiriman (1 kandang diisi 2 ekor)
Kandang yang ukurannya saja sudah PAS-PASAN untuk 1 ekor anjing, tetap dipaksakan untuk dimasukkan 2 ekor anjing. Tidak ditemukan air minum sama sekali di kandang.
1 kandang dimasukkan 2 ekor Anjing (Dior dan Aisha jadi satu) dimana Aisha pada saat sampai di Jogja, hampir mati tapi akhirnya selamat.
1 kandang lagi diisi oleh Alfan dan Dextra, dimata keduanya mati karena pecahnya paru-paru akibat terus dipompa karena kepanasan dan kekurangan oksigen.
Pak Handaka sebagai penerima Anjing ini, sangat kaget begitu beliau datang menjemput di Jogja melihat anjing sudah saling tindih di dalam kandang ketika kandang tersebut tiba di Jogja pada pukul 6 pagi di Hari Sabtu, Anjing diberangkatkan di hari Jumat 4 Februari 2011, pukul 4 sore dari Jakarta.
Ketika Anjing dikeluarkan, kondisi Dior, Alfan, dan Dextra sudah tidak bernyawa, dengan darah keluar dari mata, hidung dan mulut, sementara Aisha dalam kondisi hidup tapi sekarat.
Pak Handaka sangat kaget ketika melihat ukuran kandang yang sangat tidak layak, dan lakban menempel di mana-mana menghalangi ventilasi udara.
Dokter hewan segera dipanggil untuk melakukan visum, dan Dokter tersebut segera membuat pernyataan bahwa ke 3 Anjing ini mati karena kekurangan oksigen sehingga paru-paru pecah yang disebabkan paru-paru dipaksa bekerja oleh mereka untuk mendapatkan oksigen.
Dapatkah Anda bayangkan bagaimana perasaan saya sebagai orang yang telah memelihara mereka sejak kecil untuk melihat foto ke 3 ekor Anjing ini dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Foto diambil untuk keperluan pelengkap bukti jika kasus ini sampai ke pengadilan, jika JOHANES INDRAJAYA penyedia jasa pengiriman dari PLANET PETSHOP GajahMada ini tetap ngotot tidak mau bertanggung jawab.
1 kandang dimasukkan 2 ekor Anjing (Dior dan Aisha jadi satu) dimana Aisha pada saat sampai di Jogja, hampir mati tapi akhirnya selamat.
1 kandang lagi diisi oleh Alfan dan Dextra, dimata keduanya mati karena pecahnya paru-paru akibat terus dipompa karena kepanasan dan kekurangan oksigen.
Pak Handaka sebagai penerima Anjing ini, sangat kaget begitu beliau datang menjemput di Jogja melihat anjing sudah saling tindih di dalam kandang ketika kandang tersebut tiba di Jogja pada pukul 6 pagi di Hari Sabtu, Anjing diberangkatkan di hari Jumat 4 Februari 2011, pukul 4 sore dari Jakarta.
Ketika Anjing dikeluarkan, kondisi Dior, Alfan, dan Dextra sudah tidak bernyawa, dengan darah keluar dari mata, hidung dan mulut, sementara Aisha dalam kondisi hidup tapi sekarat.
Pak Handaka sangat kaget ketika melihat ukuran kandang yang sangat tidak layak, dan lakban menempel di mana-mana menghalangi ventilasi udara.
Dokter hewan segera dipanggil untuk melakukan visum, dan Dokter tersebut segera membuat pernyataan bahwa ke 3 Anjing ini mati karena kekurangan oksigen sehingga paru-paru pecah yang disebabkan paru-paru dipaksa bekerja oleh mereka untuk mendapatkan oksigen.
Dapatkah Anda bayangkan bagaimana perasaan saya sebagai orang yang telah memelihara mereka sejak kecil untuk melihat foto ke 3 ekor Anjing ini dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Foto diambil untuk keperluan pelengkap bukti jika kasus ini sampai ke pengadilan, jika JOHANES INDRAJAYA penyedia jasa pengiriman dari PLANET PETSHOP GajahMada ini tetap ngotot tidak mau bertanggung jawab.
link Foto berikut adalah kondisi ke 3 ekor anjing saint bernardku yang sudah tidak bernyawa.
Supaya tulisan ini adil, saya lampirkan juga pembelaan diri JOHANES pada saat bertatap muka dengan saya, Noldi pun juga ada. Tatap muka ini terwujud setelah saya mengirimkan somasi hukum kepada dia (bukti pembicaraan direkam)
JOHANES INDRAJAYA: Saat itu saya tanya Noldi, "Nol, menurut kamu cukup nggak 2 ekor anjing ini dimasukkan ke 1 kandang?" dan Noldi bilang CUKUP, ya karena saya menganggap suara Noldi ini adalah perwakilan dari Ibu Christin, maka Anjing saya bawa.
NOLDI:"Pak !, saya ini kan kerja sama Ibu Christin, dan saya hanya mendapatkan perintah untuk membantu serah terima Anjing ini ke Bapak, bukan posisi saya untuk menentukan apa yang benar menurut saya. Waktu itu saya bahkan sempat bertanya ke bapak, pak ini memangnya cukup?, lalu Bapak malah bilang "ya kamu kan tau yang mana anjing yang ukurannya besar dan yang kecil, kamu cukup-cukupkan saja, yang besar dan yang kecil dijadiin satu, dan yang ukurannya sedang dua-duanya dijadiin satu kandang lagi"
SAYA (Christina):Pak Johanes !, sama sekali bukan pada tempatnya bapak malah menyalahkan Noldi, Noldi itu mana paham soal apa yang pantas dan tidak pantas, bapak itu kan pihak profesional yang kami bayar jasanya disini, ini sama saja kasusnya seperti seorang Dokter yang menanyakan ke pasiennya "ibu, kalau saya kasih obat ini? sembuh tidak ya?", sebagai penyedia jasa yang mengaku sudah mengirim ratusan ekor Anjing, masa bapak tidak tahu bahwa ras Saint Bernard ini rentan pada panas, ini malah 2 ekor anjing dimasukkan ke dalam 1 kandang ! (emosi saya meluap saat itu)
JOHANES INDRAJAYA:Ibu Christin, seandainya saya pernah kirim Anjing Saint Bernard pakai kandang P5 ini pernah mati sebelumnya, tidak mungkin saya kirim Anjing ibu pakai kandang ini.
SAYA:Nah sekarang Anjing ini mati, tanggung jawab Bapak dimana?
Demikian rekan-rekan saya sampaikan kronologis ini dengan se-netral-netralnya dan sebenar-benarnya, tanpa maksud menjatuhkan, karena saya disini tidak melakukan fitnah, tetapi hanya menceritakan kebenaran yang ada dengan bukti-bukti lengkap.
Perlu diketahui, JOHANES melakukan pengiriman melalui Ekspedisi HERONA dimana tertulis di kwitansi HERONA bahwa segala kerusakan barang ditanggung oleh pengirim, dan barang WAJIB diasuransikan. Besar biaya yang dibayar oleh JOHANES ke HERONA adalah Rp 1.125.000, bandingkan dengan harga pengiriman yang dibayarkan oleh Pak Handaka sebesar Rp 3.000.000, dan kerugian material minimum 60 juta yang saya derita, belum lagi immaterial.
Hingga detik ini JOHANES masih mengatakan tidak salah, dan hanya mau membayar Rp 3 juta sebagai ganti rugi pengiriman.
Bagaimana menurut rekan-rekan sekalian?, apakah benar JOHANES tidak salah dalam kasus ini?
JOHANES INDRAJAYA: Saat itu saya tanya Noldi, "Nol, menurut kamu cukup nggak 2 ekor anjing ini dimasukkan ke 1 kandang?" dan Noldi bilang CUKUP, ya karena saya menganggap suara Noldi ini adalah perwakilan dari Ibu Christin, maka Anjing saya bawa.
NOLDI:"Pak !, saya ini kan kerja sama Ibu Christin, dan saya hanya mendapatkan perintah untuk membantu serah terima Anjing ini ke Bapak, bukan posisi saya untuk menentukan apa yang benar menurut saya. Waktu itu saya bahkan sempat bertanya ke bapak, pak ini memangnya cukup?, lalu Bapak malah bilang "ya kamu kan tau yang mana anjing yang ukurannya besar dan yang kecil, kamu cukup-cukupkan saja, yang besar dan yang kecil dijadiin satu, dan yang ukurannya sedang dua-duanya dijadiin satu kandang lagi"
SAYA (Christina):Pak Johanes !, sama sekali bukan pada tempatnya bapak malah menyalahkan Noldi, Noldi itu mana paham soal apa yang pantas dan tidak pantas, bapak itu kan pihak profesional yang kami bayar jasanya disini, ini sama saja kasusnya seperti seorang Dokter yang menanyakan ke pasiennya "ibu, kalau saya kasih obat ini? sembuh tidak ya?", sebagai penyedia jasa yang mengaku sudah mengirim ratusan ekor Anjing, masa bapak tidak tahu bahwa ras Saint Bernard ini rentan pada panas, ini malah 2 ekor anjing dimasukkan ke dalam 1 kandang ! (emosi saya meluap saat itu)
JOHANES INDRAJAYA:Ibu Christin, seandainya saya pernah kirim Anjing Saint Bernard pakai kandang P5 ini pernah mati sebelumnya, tidak mungkin saya kirim Anjing ibu pakai kandang ini.
SAYA:Nah sekarang Anjing ini mati, tanggung jawab Bapak dimana?
Demikian rekan-rekan saya sampaikan kronologis ini dengan se-netral-netralnya dan sebenar-benarnya, tanpa maksud menjatuhkan, karena saya disini tidak melakukan fitnah, tetapi hanya menceritakan kebenaran yang ada dengan bukti-bukti lengkap.
Perlu diketahui, JOHANES melakukan pengiriman melalui Ekspedisi HERONA dimana tertulis di kwitansi HERONA bahwa segala kerusakan barang ditanggung oleh pengirim, dan barang WAJIB diasuransikan. Besar biaya yang dibayar oleh JOHANES ke HERONA adalah Rp 1.125.000, bandingkan dengan harga pengiriman yang dibayarkan oleh Pak Handaka sebesar Rp 3.000.000, dan kerugian material minimum 60 juta yang saya derita, belum lagi immaterial.
Hingga detik ini JOHANES masih mengatakan tidak salah, dan hanya mau membayar Rp 3 juta sebagai ganti rugi pengiriman.
Bagaimana menurut rekan-rekan sekalian?, apakah benar JOHANES tidak salah dalam kasus ini?
Posted by Unknown
KEREN!! Tulisan Berantakan tapi PASTI bisa di BACA
Mgkuin sbaot mngeira psotnaign ini slaah ktiek aatu syaa sdneag megnnganutk saat mnueils psotnaign ini, tpai syaa ykain sboat bsia mmebcaa nya wlaau pun tluisan nya breantkaan. Nah, tulisan saya akhirnya jadi bener juga(baru cuci muka hilang deh ngantuknya, hehehe...) Mungkin sobat sudah ada yang tahu, tapi tidak sedikit yang belum tahu kenapa tulisan acak-acakan seperti diatas dapat dibaca padahal tidak beraturan? Nah, bagi yang belum tahu, inilah penjelasannya...
Penjelasannya:
Murenut sautu pelneitian di Uinervtisas Cmabridge, utruan hruuf dlaam ktaa tiadk penitng. Ckuup huurf petrama dan trekahhir ynag ada pdaa tepmatyna. Siasyna bsia dtiluis bernataakn, teatp ktia daapt mebmacayna. Ini dsieabbkan kaerna oatk ktia tdiak m…ebmcaa huurf per hruuf, nmaun ktaa per ktaa.Laur bisaa kan?Sdaar aatu ngagk klaian brau sjaa mambcea dgnaen tiluasn ynag batrantakan.
gmniaa, bsia bcaa??




jgn lupa ya ndan




gmniaa, bsia bcaa??
jgn lupa ya ndan
Sekarang semakin banyak singkatan yang tidak berpola. Dan semakin pusing membacanya. Beruntung otak kita adalah otak buatan Tuhan yang kapasitas dan kemampuan interpretasinya sangat bagus...
Komputer yang canggih aja, untuk membaca sebuah file harus punya software yang cocok. Kalau nggak, yang keluar cuma kotak-kotak.
Aku pernah dapat postingan menarik:
Pria Bugil yang Tewas di Bandung Desainer Muda Asal Jakarta
Sumber : detiknews
Jakarta - Dua pria ditemukan tewas dalam keadaan bugil di sebuah rumah yang terletak di Jl Citarum, Bandung, Jawa Barat. Seorang korban tewas diketahui seorang desainer muda yang cukup terkenal.
"Info yang didengar profesinya seperti itu (desainer)," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandung, AKBP Widjanarko saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (1/1/2012) malam.
Apakah pria itu adalah Adesagi Kierana? Widjanarko tidak menyebut nama asli. Dia hanya menyebut bahwa desainer itu berinisial AS dan berusia 34 tahun. Sementara rekan pria korban yang juga tewas, berinisial RY (30).
"Info lebih detil silakan ke Polsek saja," elak perwira menengah ini.
Sebelumnya, Dua orang pria ditemukan meninggal dunia di lantai kamar mandi rumah no 28A Jalan Citarum Kelurahan Citarum Kecamatan Bandung Wetan, Minggu (1/1/2011). Saat ditemukan, keduanya dalam kondisi telanjang dan posisi telungkup. Satu diantaranya dalam posisi menindih yang lainnya.
Salah satu korban terdapat tato huruf kanji di lengan kirinya. Di lokasi juga ditemukan kondom berdarah dan bercak air mani. Menurut informasi yang dihimpun detikbandung di lokasi kejadian, keduanya adalah tamu yang menginap di rumah tersebut sejak Kamis (29/12/2012).
Sementara itu, Kapolsek Bandung Wetan Kompol Irzan Haryono hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan terkait penemuan mayat tersebut. Bahkan Irzan terkesan kabur dari wartawan yang telah menunggunya. Ia langsung menuju mobil yang diparkir di seberang rumah tanpa memberikan keterangan sedikit pun.
"Datanya belum ada," katanya singkat sambil menutup pintu mobil.
(rdf/rdf)
Jakarta - Dua pria ditemukan tewas dalam keadaan bugil di sebuah rumah yang terletak di Jl Citarum, Bandung, Jawa Barat. Seorang korban tewas diketahui seorang desainer muda yang cukup terkenal.
"Info yang didengar profesinya seperti itu (desainer)," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandung, AKBP Widjanarko saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (1/1/2012) malam.
Apakah pria itu adalah Adesagi Kierana? Widjanarko tidak menyebut nama asli. Dia hanya menyebut bahwa desainer itu berinisial AS dan berusia 34 tahun. Sementara rekan pria korban yang juga tewas, berinisial RY (30).
"Info lebih detil silakan ke Polsek saja," elak perwira menengah ini.
Sebelumnya, Dua orang pria ditemukan meninggal dunia di lantai kamar mandi rumah no 28A Jalan Citarum Kelurahan Citarum Kecamatan Bandung Wetan, Minggu (1/1/2011). Saat ditemukan, keduanya dalam kondisi telanjang dan posisi telungkup. Satu diantaranya dalam posisi menindih yang lainnya.
Salah satu korban terdapat tato huruf kanji di lengan kirinya. Di lokasi juga ditemukan kondom berdarah dan bercak air mani. Menurut informasi yang dihimpun detikbandung di lokasi kejadian, keduanya adalah tamu yang menginap di rumah tersebut sejak Kamis (29/12/2012).
Sementara itu, Kapolsek Bandung Wetan Kompol Irzan Haryono hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan terkait penemuan mayat tersebut. Bahkan Irzan terkesan kabur dari wartawan yang telah menunggunya. Ia langsung menuju mobil yang diparkir di seberang rumah tanpa memberikan keterangan sedikit pun.
"Datanya belum ada," katanya singkat sambil menutup pintu mobil.
(rdf/rdf)
Makna Yang Mendalam Tentang Menepati Janji

Satu lagi cerita atau lebih tepatnya sebuah dongeng tentang pelajaran budi pekerti, kali ini mengenai menepati janji. Langsung saja kita simak ceritanya, semoga ada pelajaran baru yang dapat kita petik dari kisah sederhana ini.
Suatu ketika di hutan terlihat seekor induk rusa bersama kedua anaknya yang sudah mulai belajar berjalan. Pada pagi buta ketika kedua anaknya masih tidur, induk rusa keluar pergi mencari makanan, dia bermaksud setelah pulang dari mencari makanan akan mengajar anak-anaknya mencari makan serta menjaga diri menghindari dari bahaya.
Setelah mendapat makanan rumput hijau yang segar, saat perjalanan pulang dia terjebak dalam perangkap yang dibuat oleh pemburu. Induk rusa itu sambil menangis memikirkan kedua anaknya.
Pemburu akhirnya tiba, induk rusa berlutut memohon kepada pemburu membiarkannya pulang ke rumah memberi makan serta mengajari anaknya mencari makan, dia berjanji keesokkan harinya akan kembali ke sini menyerahkan diri.
Pemburu melihat rusa ini dapat berbicara, di dalam hatinya sangat terkejut dan gembira, dia memutuskan akan mempersembahkan rusa ajaib ini kepada raja, supaya dia menjadi terkenal dan mendapat hadiah dari raja. Tetapi setelah berpikir sejenak, dia berubah pikiran, melepaskan induk rusa pulang.
Induk rusa bergegas berlari pulang, suasana hatinya sangat sedih memikirkan kedua anaknya, setelah sampai dirumah dia berkata kepada kedua anaknya, “Anak ku, mama akan menceritakan sebuah kebenaran dan ketidakkekalan di dunia ini kepada kalian, jika kalian sudah memahami kebenaran ini, maka kelak jika kalian menghadapi masalah apa pun.”
“Kalian nantinya tidak akan terlalu sedih lagi. Kalian harus ingat hidup ini sangat singkat, segalanya akan berubah tidak pernah abadi, nilai dari keluarga, kasih sayang semuanya tidak abadi….,” ujar induk rusa itu.
Anak-anaknya sambil menangis bertanya, “Lalu kenapa mama masih harus menepati janji kepada orang jahat tersebut?." Induk rusa berkata, “Tanpa Iman, dunia akan hancur, tidak ada kejujuran dunia akan runtuh, demi kelangsungan dan harapan dunia, saya rela berkorban, daripada menipu orang lain. Mama rela mati demi integritas, dari pada menipu untuk hidup.”
Setelah selesai berkata sambil menahan tangisannya induk rusa berlari keluar, anak-anak rusa mengejar dengan sekuat tenaga. Pemburu melihat induk rusa memenuhi janjinya datang kembali, menjadi sangat terharu dengan tangan merangkap di depan dada dan berlutut dia berkata kepada induk rusa, “Engkau bukan seekor rusa biasa, engkau pasti jelmaan dari Budha.”
“Welas asihmu membuat orang sangat terharu, kejujuran dan imanmu membuat saya sangat malu. Silahkan engkau kembali, saya tidak akan menyakiti Anda lagi, bahkan mulai saat ini saya tidak akan menyakiti seekor binatang pun,” kata si pemburu itu.
Dari cerita di atas dapat dipetik pelajaran bahwa sifat kasih sayang dan kejujuran dari induk rusa ini akhirnya membangkitkan niat baik serta membangkitkan watak dasar dan sisi baik dari pemburu tersebut.
Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura
Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.
Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.
Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.
Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.
Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.
Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!
Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.
Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.
Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.
PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .
Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.
Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.
Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.
Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.
Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.
Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.
Hormatilah, Kasihilah, Sayangilah orang tuamu selama mereka masih ada di sisimu ...
Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.
Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.
Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.
Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.
Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!
Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.
Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.
Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.
PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .
Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.
Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.
Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.
Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.
Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.
Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.
Hormatilah, Kasihilah, Sayangilah orang tuamu selama mereka masih ada di sisimu ...
Kisah Pohon Apel (Memahami cinta kasih seorang Ibu melalui sebuah cerita sederhana)

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.
Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.
“Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu.
“Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.
“Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”
Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang……… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.”
Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.
Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang.
“Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel.
“Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu.
“Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” Pohon apel itupun menjawab, “Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu."
Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.
Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
“Ayo bermain-main lagi denganku,” kata pohon apel. “Aku sedih,” kata anak lelaki itu. “Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?”
“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah.” Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.
Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.” Kemudian anak laki-laki itu menjawab, “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu.”
“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon apel. “Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu. “Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. “Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki. “Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.” “Oooh, bagus sekali.
"Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.
Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak sahabat dan rekan. Dan yang lebih penting lagi adalah cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.
Kisah Mengharukan Seorang Pelaku Pemerkosaan
sebelumnya persiapkan diri anda untuk tulisan yang agak panjang yang penuh dengan pesan moral yang inspiratif...
silahkan disimak............
Recommended To Read...
BASED ON TRUE STORY
Recommended To Read...
BASED ON TRUE STORY
Dibalik cerita pedonor sumsum tulang belakang dan pelaku pemerkosaan
Kejadian ini memang sudah lama terjadi, tapi tidak ada salahnya saya berbagi kepada para pembaca semua siapa tahu ada pelajaran berharga yang bisa kita petik dari kisah ini. Di suatu Koran Itali, munculah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei 1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama sebuah kota di Italia, nggak tau bener apa enggak nulisnya) seorang wanita kulit putih diperkosa oleh seorang kulit hitam. Tak lama kemudian, sang wanita melahirkan seorang bayi perempuan berkulit hitam. Ia dan suaminya tiba-tiba saja menanggung tanggung jawab untuk memelihara anak ini. Sayangnya, sang bayi kini menderita leukemia (kanker darah), dan ia memerlukan transfer sumsum tulang belakang segera.
Ayah kandungnya merupakan satu-satunya penyambung harapan hidupnya. Berharap agar pelaku pada waktu itu saat melihat berita ini, bersedia menghubungi Dr. Adely di RS Elisabeth. Berita pencarian orang ini membuat seluruh masyarakat gempar. Setiap orang membicarakannya. Masalahnya adalah apakah orang hitam ini berani muncul. Padahal jelas ia akan menghadapi kesulitan besar, Jika ia berani muncul, ia akan menghadapi masalah hukum, dan ada kemungkinan merusak kehidupan rumah tangganya sendiri. Jika ia tetap bersikeras untuk diam, ia sekali lagi membuat dosa yang tak terampuni. Kisah ini akan berakhir bagaimanakah? Seorang anak perempuan yang menderita leukimia ternyata menyimpan suatu kisah yang memalukan di suatu perkampungan Itali. Martha, 35 tahun, adalah wanita yang menjadi pembicaraan semua orang.
Ia dan suaminya Peterson adalah warga kulit putih, tetapi diantara kedua anaknya, ternyata terdapat satu yang berkulit hitam. Hal ini menarik perhatian setiap orang di sekitar mereka untuk bertanya, Martha hanya tersenyum kecil berkata pada mereka bahwa nenek berkulit hitam, dan kakeknya berkulit putih, maka anaknya Monika mendapat kemungkinan seperti ini. Musim gugur 2002, Monika yang berkulit hitam terus menerus mengalami demam tinggi. Terakhir, Dr. Adely memvonis Monika menderita leukimia. Harapan satu-satunya hanyalah mencari pedonor sumsum tulang belakang yang paling cocok untuknya. Dokter menjelaskan lebih lanjut. Diantara mereka yang ada hubungan darah dengan Monika merupakan cara yang paling mudah untuk menemukan pedonor tercocok. Harap seluruh anggota keluarga kalian berkumpul untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang belakang.

Raut wajah Martha berubah, tapi tetap saja seluruh keluarga menjalani pemeriksaan. Hasilnya tak satupun yang cocok. Dokter memberitahu mereka, dalam kasus seperti Monika ini, mencari pedonor yang cocok sangatlah kecil kemungkinannya. Sekarang hanya ada satu carayang paling manjur, yaitu Martha dan suaminya kembali mengandung anak lagi. Dan mendonorkan darah anak untuK. Monika. Mendengar usul ini Martha tiba-tiba menjadi panik, dan berkata tanpa suara “Tuhan..kenapa menjadi begini?” Ia menatap suaminya, sinar matanya dipenuhi ketakutan dan putus asa. Peterson mengerutkan keningnya berpikir. Dr. Adely berusaha menjelaskan pada mereka, saat ini banyak orang yang menggunakan cara ini untuk menolong nyawa para penderita leukimia, lagi pula cara ini terhadap bayi yang baru dilahirkan sama sekali tak ada pengaruhnya. Hal ini hanya didengarkan oleh pasangan suami istri tersebut, dan termenung begitu lama. Terakhir mereka hanya berkata, Biarkan kami memikirkannya kembali.
Malam kedua, Dr. Adely tengah bergiliran tugas, tiba-tiba pintu ruang kerjanya terbuka, pasangan suami-istri tersebut. Martha menggigit bibirnya keras, suaminya Peterson, menggenggam tangannya, dan berkata serius pada dokter. Kami ada suatu hal yang perlu memberitahumu. Tapi harap Anda berjanji untuk menjaga kerahasiaan ini, karena ini merupakan rahasia kami suami-istri selama beberapa tahun. Dr. Adely menganggukkan kepalanya. Lalu mereka menceritakan Itu adalah 10 tahun lalu, dimana Martha ketika pulang kerja telah diperkosa seorang remaja berkulit hitam. Saat Martha sadar, dan pulang ke rumah dengan tergesa-gesa, waktu telah menunjukkan pukul 1 malam. Waktu itu aku bagaikan gila keluar rumah mencari orang hitam itu untuk membuat perhitungan. Tapi telah tak ada bayangan orang satupun. Malam itu kami hanya dapat memeluk kepala masing-masing menahan kepedihan. Sepertinya seluruh langit runtuh.
Bicara sampai sini, Peterson telah dibanjiri air mata, Ia melanjutkan kembali . Tak lama kemudian Martha mendapati dirinya hamil. Kami merasa sangat ketakutan, kuatir bila anak yang dikandungnya merupakan milik orang hitam tersebut. Martha berencana untuk menggugurkannya, tapi aku masih mengharapkan keberuntungan, mungkin anak yang dikandungnya adalah bayi kami.
Begitulah, kami ketakutan menunggu beberapa bulan. Maret 1993, Martha melahirkan bayi perempuan, dan ia berkulit hitam. Kami begitu putus asa, pernah terpikir untuk mengirim sang anak ke panti asuhan. Tapi mendengar suara tangisnya, kami sungguh tak tega. Terlebih lagi bagaimanapun Martha telah mengandungnya, ia juga merupakan sebuah nyawa. pada akhirnya kami memutuskan untuk memeliharanya, dan memberinya nama Monika.
Mata Dr. Adely juga digenangi air mata, pada akhirnya ia memahami kenapa bagi kedua suami istri tersebut kembali mengandung anak merupakan hal yang sangat mengkuatirkan. Ia berpikir sambil mengangguk-anggukkan kepala berkata Memang jika demikian, kalian melahirkan 10 anak sekalipun akan sulit untuk mendapatkan donor yang cocok untuk Monika. Beberapa lama kemudian, ia memandang Martha dan berkata Kelihatannya, kalian harus mencari ayah kandung Monika. Barangkali sumsum tulangnyacocok untuk Monika.Tetapi, apakah kalian bersedia membiarkan ia kembali muncul dalam kehidupan kalian?
Martha berkata : “Demi anak, aku bersedia berlapang dada memaafkannya. Bila ia bersedia muncul menyelamatkannya. Aku tak akan memperkarakannya. Dr. Adely merasa terkejut akan kedalaman cinta sang ibu.
Martha dan Peterson mempertimbangkannya baik-baik, sebelum akhirnya memutuskan memuat berita pencarian ini di koran dengan menggunakan nama samaran.
November 2002, di koranWayeli termuat berita pencarian ini, seperti yang digambarkan sebelumnya. Berita ini memohon sang pelaku pemerkosaan waktu itu berani muncul, demi untuk menolong sebuah nyawa seorang anak perempuan penderita leukimia! Begitu berita ini keluar, tanggapan masyarakat begitu menggemparkan. Kotak surat dan telepon Dr. Adely bagaikan meledak saja, kebanjiran surat masuk dan telepon, orang-orang terus bertanya siapakah wanita ini Mereka ingin bertemu dengannya, berharap dapat memberikan bantuan padanya. Tetapi Martha menolak semua perhatian mereka, ia tak ingin mengungkapkan identitas sebenarnya, lebih tak ingin lagi identitas Monika sebagai anak hasil pemerkosaan terungkap.
Seluruh media penuh dengan diskusi tentang bagaimana cerita ini berakhir. (suratkabar Roma) Komentar dengan topik : Orang hitam itu akan munculkah? Jika orang hitam ini berani muncul, akan bagaimanakah masyarakat kita sekarang menilainya Akankah menggunakan hukum yang berlaku untuk menghakiminya Haruskah ia menerima hukuman dan cacian untuk masa lalunya, ataukah ia harus menerima pujian karena keberaniannya hari ini?
lanjutanya...
Saat itu berita pencarian juga muncul di Napulese, memporakporandakan perasaan seorang pengelola toko minuman keras berusia 30 tahun. Ia seorang kulit hitam, bernama Ajili. 17 Mei 1992 waktu itu, ia memiliki lembaran tergelam merupakan mimpi terburuknya di malam berhujan itu. Ia adalah sang peran utama dalam kisah ini. Tak seorangpun menyangka, Ajili yang sangat kaya raya itu, pernah bekerja sebagai pencuci piring panggilan.
Dikarenakan orang tuanya telah meninggal sejak ia masih muda, ia yang tak pernah mengenyam dunia pendidikan terpaksa bekerja sejak dini. Ia yang begitu pandai dan cekatan, berharap dirinya sendiri bekerja dengan giat demi mendapatkan sedikit uang dan penghargaan dari orang lain. Tapi sialnya, bosnya merupakan seorang rasialis, yang selalu mendiskriminasikannya. Tak peduli segiat apapun dirinya, selalu memukul dan memakinya. 17 Mei 1992, merupakan ulang tahunnya ke 20, ia berencana untuk pulang kerja lebih awal merayakan hari ulang tahunnya. Siapa menyangka, ditengah kesibukan ia memecahkan sebuah piring. Sang bos menahan kepalanya, memaksanya untuk menelan pecahan piring. Ajili begitu marah dan memukul sang bos, lalu berlari keluar meninggalkan restoran. Ditengah kemarahannya ia bertekad untuk membalas dendam pada si kulit putih. Malam berhujan lebat, tiada seorangpun lewat, dan di parkiran ia bertemu Martha. Untuk membalaskan dendamnya akibat pendiskriminasian, ia pun memperkosa sang wanita yang tak berdosa ini.
Tapi selesai melakukannya, Ajili mulai panik dan ketakutan. Malam itu juga Ia menggunakan uang ulang tahunnya untuk membeli tiket KA menuju Napulese, meninggalkan kota ini.Di Napulese, ia bertemu keberuntungannya. Ajili mendapatkan pekerjaan dengan lancar di restoran milik orang Amerika. Kedua pasangan Amerika ini sangatlah mengagumi kemampuannya, dan menikahkannya dengan anak perempuan merka, Lina, dan pada akhirnya juga mempercayainya untuk mengelola toko mereka. Beberapa tahun ini, ia yang begitu tangkas, tak hanya memajukan bisnis toko minuman keras ini, ia juga memiliki 3 anak yang lucu.
Dimata pekerja lainnya dan seluruh anggota keluarga, Ajili merupakan bos yang baik, suami yang baik, ayah yang baik. Tapi hati nuraninya tetap membuatnya tak melupakan dosa yang pernah diperbuatnya.
Ia selalu memohon ampun pada Tuhan dan berharap Tuhan melindungi wanita yang pernah diperkosanya, berharap ia selalu hidup damai dan tentram. Tapi ia menyimpan rahasianya rapat-rapat, tak memberitahu seorangpun. Pagi hari itu, Ajili berkali-kali membolak-balik koran, ia terus mempertimbangkan kemungkinan dirinyalah pelaku yang dimaksud. Sedikitpun ia tak pernah membayangkan bahwa wanita malangitu mengandung anaknya, bahkan menanggung tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga anak yang awalnya bukanlah miliknya.
Hari itu, Ajili beberapa kali mencoba menghubungi Telepon Dr. Adely. Tapi setiap kali, belum sempat menekan habis tombol telepon, iatelah menutupnya kembali. Hatinya terus bertentangan, bila ia bersedia mengakui semuanya, setiap orang kelak akan mengetahui sisi terburuknya ini, anak-anaknya tak akan lagi mencintainya, ia akan kehilangan keluarganya yang bahagia dan istrinya yang cantik. Juga akan kehilangan penghormatan masyarakat disekitarnya. Semua yang ia dapatkan dengan ditukar kerja kerasnya bertahun-tahun. Malam itu, saat makan bersama, seluruh keluarga mendiskusikan kasus Martha.Sang istri, Lina berkata : : “Aku sangat mengagumi Martha. Bila aku diposisinya, aku tak akan memiliki keberanian untuk memelihara anak hasil perkosaan hingga dewasa. Aku lebih mengagumi lagi suami Martha, ia sungguh pria yang patut dihormati, tak disangka ia dapat menerima anak yang demikian”. Ajili termenung mendengarkan pendapat istrinya, dan tiba-tiba mengajukan pertanyaan: Kalau begitu, bagaimana kau memandang pelaku pemerkosaan itu? Sedikitpun aku tak akan memaafkannya!!!
Waktu itu ia sudah membuat kesalahan, kali ini juga hanya dapat meringkuk menyelingkupi dirinya sendiri, ia benar-benar begitu rendah, begitu egois, begitu pengecut! Ia benar-benar seorang pengecut! demikian istrinya menjawab dengan dipenuhi api kemarahan. Ajili mendengarkan saja, tak berani mengatakan kenyataan pada istrinya. Malam itu, anaknya yang baru berusia 5 tahun begitu rewel tak bersedia tidur, untuk pertama kalinya Ajili kehilangan kesabaran dan menamparnya. Sang anak sambil menangis berkata :”Kau ayah yang jahat, aku tak mau peduli kamu lagi. Aku tak ingin kau menjadi ayahku”. Hati Ajili bagai terpukul keras mendengarnya, ia pun memeluk erat-erat sang anak dan berkata: “Maaf, ayah tak akan memukulmu lagi. Ayah yang salah, maafkan papa ya”.
Sampai sini, Ajili pun tiba-tiba menangis. Sang anak terkejut dibuatnya, dan buru-buru berkata padanya untuk menenangkan ayahnya : “Baiklah, kumaafkan. Guru TK ku bilang, anak yang baik adalah anak yang mau memperbaiki kesalahannya. Malam itu, Ajili tak dapat terlelap, merasa dirinya bagaikan terbakar dalam neraka. Dimatanya selalu terbayang kejadian malam berhujan deras itu, dan bayangan sang wanita. Ia sepertinya dapat mendengarkan jerit tangis wanita itu.
Tak henti-hentinya ia bertanya pada dirinya sendiri : “Aku ini sebenarnya orang baik, atau orang jahat?” Mendengar bunyi napas istrinya yang teratur, ia pun kehilangan seluruh keberaniannya untuk berdiri. Hari kedua, ia hampir tak tahan lagi rasanya. Istrinya mulai merasakan adanya ketidakberesan pada dirinya, memberikan perhatian padanya dengan menanyakan apakah ada masalah Dan ia mencari alasan tak enak badan untuk meloloskan dirinya. Pagi hari di jam kerja, sang karyawan menyapanya ramah : “Selamat pagi, manager!” Mendengar itu, wajahnya tiba-tiba menjadi pucat pasi, dalam hati dipenuhi perasaan tak menentu dan rasa malu. Ia merasa dirinya hampir menjadi gila saja rasanya.
Setelah berhari-hari memeriksa hati nuraninya, Ajili tak dapat lagi terus diam saja, iapun menelepon Dr. Adely. Ia berusaha sekuat tenaga menjaga suaranya supaya tetap tenang : “Aku ingin mengetahui keadaan anak malang itu. Dr. Adely memberitahunya, keadaan sang anak sangat parah. Dr. Adely menambahkan kalimat terakhirnya berkata :”Entah apa ia dapat menunggu hari kemunculan ayah kandungnya. Kalimat terakhir ini menyentuh hati Ajili yang paling dalam, suatu perasaan hangat sebagai sang ayah mengalir keluar, bagaimanapun anak itu juga merupakan darah dagingnya sendiri! Ia pun membulatkan tekad untuk menolong Monika. Ia telah melakukan kesalahan sekali, tak boleh kembali membiarkan dirinya meneruskan kesalahan ini. Malam hari itu juga, ia pun mengobarkan keberaniannya sendiri untuk memberitahu sang istri tentang segala rahasianya. Terakhir ia berkata : “Sangatlah mungkin bahwa aku adalah ayah Monika Aku harus menyelamatkannya Lina sangat terkejut, marah dan terluka, mendengar semuanya, ia berteriak marah :”Kau PEMBOHONG!”
episode terakahir...
Malam itu juga ia membawa ketiga anak mereka, dan lari pulang ke rumah ayah ibunya. Ketika ia memberitahu mereka tentang kisah Ajili, kemarahan kedua suami-istri tersebut dengan segera mereda. Mereka adalah dua orang tua yang penuh pengalaman hidup, mereka menasehatinya : “Memang benar, kita patut marah terhadap segala tingkah laku Ajili di masa lalu. Tapi pernahkah kamu memikirkan, ia dapat mengulurkan dirinya untuk muncul, perlu berapa banyak keberanian besar. Hal ini membuktikan bahwa hati nuraninya belum sepenuhnya terkubur. Apakah kau mengharapkan seorang suami yang pernah melakukan kesalahan tapi kini bersedia memperbaiki dirinya Ataukah seornag suami yang selamanya menyimpan kebusukan ini didalamnya?” Mendengar ini Lina terpekur beberapa lama. Pagi-pagi di hari kedua, ia langsung kembali ke sisi Ajili, menatap mata sang suami yang dipenuhi penderitaan, Lina menetapkan hatinya berkata : “Ajili, pergilah menemui Dr. Adely! Aku akan menemanimu!”
3 Februari 2003, suami istri Ajili, menghubungi Dr. Adely.8 Februari, pasangan tersebut tiba di RS Elisabeth, demi untuk pemeriksaan DNA Ajili. Hasilnya Ajili benar-benar adalah ayah Monika. Ketika Martha mengetahui bahwa orang hitam pemerkosanya itu pada akhirnya berani memunculkan dirinya, ia pun tak dapat menahan air matanya. Sepuluh tahun ini ia terus memendam dendam kesumat terhadap Ajili, namun saat ini ia hanya dipenuhi perasaan terharu. Segalanya berlangsung dalam keheningan. Demi untuk melindungi pasangan Ajili dan pasangan Martha, pihak RS tidak mengungkapkan dengan jelas identitas mereka semua pada media, dan juga tak bersedia mengungkapkan keadaan sebenarnya, mereka hanya memberitahu media bahwa ayah kandung Monika telah ditemukan.
Berita ini mengejutkan seluruh pemerhati berita ini. Mereka terus-menerus menelepon, menulis suratpada Dr. Adely, memohon untuk dapat menyampaikan kemarahan mereka pada orang hitam ini, sekaligus penghormatan mereka padanya. Mereka berpendapat : “Barangkali ia pernah melakukan tindak pidana, namun saat ini ia seorang pahlawan!” 10 Februari, kedua pasangan Martha dan suami memohon untuk dapat bertemu muka langsung dengan Ajili. Awalnya Ajili tak berani untuk menemui mereka, namun pada permohonan ketiga Martha, iapun menyetujui hal ini. 18 Februari, dalam ruang tertutup dan dirahasiakan di RS, Martha bertemu langsung dengan Ajili.
Ajili baru saja memangkas rambutnya, saat ia melihat Marth, langkah kakinya terasa sangatlah berat, raut wajahnya memucat. Martha dan suaminya melangkah maju, dan mereka bersama-sama saling menjabat tangan masing-masing, sesaat ketiga orang tersebut diam tanpa suara menahan kepedihan, sebelum akhirnya air mata mereka bersama-sama mengalir. Beberapa waktu kemudian, dengan suara serak Ajili berkata : “Maaf…mohon maafkan aku!” Kalimat ini telah terpendam dalam hatiku selama 10 tahun. Hari ini akhirnya aku mendapat kesempatan untuk mengatakannya langsung kepadamu. Martha menjawab : “Terima kasih Kau dapat muncul. Semoga Tuhan memberkati, sehingga sumsum tulang belakangmu dapat menolong putriku”.
19 Februari, dokter melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang Ajili. Untungnya, sumsum tulang belakangnya sangat cocok bagi Monika Sang dokter berkata dengan antusias : “Ini suatu keajaiban!”
22 Februari 2003, sekian lama harapan masyarakat luas akhirnya terkabulkan. Monika menerima sumsum tulang belakang Ajili, dan pada akhirnya Monika telah melewati masa kritis. Satu minggu kemudian, Monika boleh keluar RS dengan sehat walafiat. Martha dan suami memaafkan Ajili sepenuhnya, dan secara khusus mengundang Ajili dan Dr. Adely datang kerumah mereka untuk merayakannya. Tapi hari itu Ajili tidak hadir, ia memohon Dr. Adely membawa suratnya bagi mereka.
Dalam suratnya ia menyatakan penyesalan dan rasa malunya berkata :”Aku tak ingin kembali mengganggu kehidupan tenang kalian. Aku berharap Monika berbahagia selalu hidup dan tumbuh dewasa bersama kalian. Bila kalian menghadapi kesulitan bagaimanapun, harap hubungi aku, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu kalian”. Saat ini juga, aku sangat berterima kasih pada Monika, dari dalam lubuk hatiku terdalam, dialah yang memberiku kesempatan untuk menebus dosa. Dialah yang membuatku dapat memiliki kehidupan yang benar-benar bahagia di saparoh usiaku selanjutnya. Ini adalah hadiah yang ia berikan padaku! ( Italia post)
==============================================
Keberanian mengaku salah kadang sangatlah sulit....
salut untuk anjili , semoga cerita ini berkesan untuk kaskuser yang membaca dan menjadi inspirasi kita...
Poster : @OhEmJi
7 Kesalahan Saat Pengajuan KPR
sumber gambar
Quote:
Properti Diskon- - Tak sedikit orang gagal mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) karena melakukan beberapa kesalahan akibat ketidaktahuannya. Setidaknya ada tujuh kesalahan kerap terjadi dalam pengajuan KPR.
Agar kesalahan tersebut tidak terjadi pada Anda saat mengajukan kredit pemilikan rumah, beberapa uraian berikut ini bisa Anda simak:
- Rata-rata pemohon KPR hanya mengajukan pinjaman ke satu bank saja. Ketika bank tidak menyetujui, maka kemungkinan pemohon akan sedih dan stres. Anjurannya ialah ajukan kredit minimal ke empat bank sekaligus. Hal ini akan berguna ketika salah satu bank menolak, masih ada kemungkinan di tiga bank lainnya. Selain itu, mengajukan permohonan ke banyak bank menunjukkan bahwa Anda serius ingin meminjam uang dengan cepat.
- Secara psikologis, orang takut berhutangatau ingin meminjam uang dengan nilai paling kecil dengan waktu paling pendek. Sebenarnya, jika dihitung kembali, jangka waktu pengembalian uang lebih panjang akan meringankan pemohon kredit karena harga properti dipastikan akan terus naik, sedangkan biaya cicilan tidak berubah.
- Biasanya, orang meminjam uang ketika dalam kondisi tidak memiliki uang. Orang menganggap jika berutang akan membuat usaha menurun, sehingga baru berhutang setelah usahanya jatuh. Sialnya, bank hanya memberikan pinjaman kepada orang yang memiliki uang. Hal itu karena orang tersebut tentu bisa membayar cicilan hutangnya.
- Biasanya, orang menabung setelah dikurangi pengeluaransehingga tabungan bergantung dari besaran pengeluaran yang berbeda-beda per bulannya. Langkah ini kurang tepat, karena bank melihat nilai cash yang dihasilkan setiap bulannya, bukan melihat jumlah pengeluaran kita. Dengan terus melakukan kebiasaan tersebut, maka akan mengurangi penilaian bank terhadap diri Anda sendiri.
- Anda mungkin menganggap membayar tunai lebih baikdaripada berhutang. Ketika tabungan cukup baru membeli rumah. Ini tidak sepenuhnya salah. Namun, ketika tabungan sudah dirasa cukup, sementara harga properti terus naik, akhirnya tetap tidak bisa terbeli.
- Kadang orang menganggap, bahwa bank sebagai "musuh", bukan partner. Alhasil, orang akan berkutat pada keyakinan bahwa bank sebagai organisasi jahat atau rentenir, dan stigma buruk lainnya. Stigma negatif ini tidak baik diteruskan bila akhirnya Anda harus berhutang kepada bank.
- Kesalahan terakhir adalah Anda menganggap meminjam uang di bank harus memiliki koneksi atau orang yang dikenal. Padahal, bank memiliki mekanisme yang terbuka luas dan umum bagi siapa saja.
Posted by Unknown
Zhang Da, Kisah Seorang Anak Teladan dari Negeri China
Sebuah kisah yang mengharukan dan bisa juga sebagai teladan untuk anak-anak jaman sekarang, seorang anak yang dengan tekun merawat ayahnya yang sakit. Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.
Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati. Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.
Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.
Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.
Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan Papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.
Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.
Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya. Hidup seperti ini ia jalani selama 5 tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. Zhang Da merawat Papanya yang sakit sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggung jawab untuk merawat papanya.
Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.
Zhang Da menyuntik sendiri papanya. Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli.
Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi / suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa mampu, ia nekat untuk menyuntik papanya sendiri. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah terampil dan ahli menyuntik.
Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,
Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, pasti semua akan membantunya. Mungkin apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.
Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.
Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya.
Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati. Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.
Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.
Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.
Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan Papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.
Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.
Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya. Hidup seperti ini ia jalani selama 5 tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. Zhang Da merawat Papanya yang sakit sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggung jawab untuk merawat papanya.
Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.
Zhang Da menyuntik sendiri papanya. Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli.
Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi / suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa mampu, ia nekat untuk menyuntik papanya sendiri. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah terampil dan ahli menyuntik.
Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,
"Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu? Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah? Besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!"
Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, "Sebut saja, mereka bisa membantumu." Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar ia pun menjawab,"Aku mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama kembalilah!"
Semua yang hadir pun spontan menitikkan air mata karena terharu. Tidak ada yang menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya?Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, pasti semua akan membantunya. Mungkin apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.
Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.
Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya.
Kisah Seorang Bocah 10 Tahun Yang Menjadi Tukang Tambal Ban Truk
Dia terlalu kecil untuk melakukan pekerjaan berat di bengkel pamannya, tapi hal itu tidak membuatnya berhenti, seorang anak berusia 10 tahun Wang Junjie terpaksa harus menjadi tukang tambal ban truk setelah keluar dari sekolah. Wang Junjie tinggal di Propinsi Guizhou dan melakukan ini karena kondisi keluarganya yang tidak mampu untuk menyekolahkannya.
Melihat usianya belumlah pantas jika bocah usia 10 tahun yang masih mungil ini harus membongkar ban sebuah truk untuk ditambal, selain faktor usia faktor kemanusiaanpun rasanya sangatlah kurang pantas, karena seperti halnya bocah seusianya masih harus menuntut pendidikan di sekolah untuk masa depan mereka.

Mungkin nasib Wang Junjie nama bocah itu tidak semujur teman-temannya yang lain, Wang adalah putus sekolah yang diakbibatkan faktor ekonomi dan alasan sekolahnya yang mengeluarkannya karena dinilai hasil akademis pelajaran yang jelek. Dikutip dari dailymail.co.uk menceritakan, bocak cilik yang tinggal di Propinsi Guizhou Cina ini akhirnya bekerja menjadi tukang tambal ban mobil dan truk di bengkel pamannya.
Beberapa waktu silam setelah Wang berhasil mengumpulkan sejumlah uang maka dirinya mencoba kembali untuk mendaftar sekolah, akan tetapi oleh pihal sekolah ditilak mengingat nilai akademis sebelumnya yang sangat jelek. Lha mau pinter ditolak sekolah kapan pinternya guman Wang mungkin demikian. Oh nak kasihan dikau.
Kala bersekolahpun Wang ditempatkan oleh gurunya di barisan belakang sehingga susah melihat papan tulis, mengingat tubuhnya lebih pendek dibanding teman teman sekelasnya. Wang kini tetap memimpikan ingain sekolah dan bisa belajar kembali seperti rekan rekan seusianya. Sebuah cita-cita mulia.
Jika kita sejenak menengok di negeri kita, agaknya potret Wang di Cina inipun sangat banyak kita jumpai di tanah air kita, mungkin ada juga yang nasibnya lebih tidak beruntung karena faktor ekonomi mereka harus membanting tulang untuk menyambung hidup sehingga meninggalkan sekolah, tidak jarang pula mereka bahkan menjadi tulang punggung keluarga. Lihat di jalan raya, di perempatan lampu trafik light. Di dalam bus dan lain sebagainya.
Mari kita berbagi untuk masa depan mereka, karena mereka merupakan masa depan bangsa ini, tapi bagaimana berbagi yang bijak? apakah dengan memberi mereka uang sehingga mereka merasa meminta-minta lebih menghasilkan dari bekerja dan melemahkan mental sehingga mereka malas berusaha. tapi usia mereka kan memang belum pantas untuk bekerja?
Sudah saatnya kita semua peduli dengan masa depan mereka bukan hanya dengan mempolitisasi dan memanfaatkan mereka untuk kepentingan-kepentingan kita. tapi sungguh sungguh tulus mencarikan jalan bagai masa depan mereka.
Melihat usianya belumlah pantas jika bocah usia 10 tahun yang masih mungil ini harus membongkar ban sebuah truk untuk ditambal, selain faktor usia faktor kemanusiaanpun rasanya sangatlah kurang pantas, karena seperti halnya bocah seusianya masih harus menuntut pendidikan di sekolah untuk masa depan mereka.

Mungkin nasib Wang Junjie nama bocah itu tidak semujur teman-temannya yang lain, Wang adalah putus sekolah yang diakbibatkan faktor ekonomi dan alasan sekolahnya yang mengeluarkannya karena dinilai hasil akademis pelajaran yang jelek. Dikutip dari dailymail.co.uk menceritakan, bocak cilik yang tinggal di Propinsi Guizhou Cina ini akhirnya bekerja menjadi tukang tambal ban mobil dan truk di bengkel pamannya.
Beberapa waktu silam setelah Wang berhasil mengumpulkan sejumlah uang maka dirinya mencoba kembali untuk mendaftar sekolah, akan tetapi oleh pihal sekolah ditilak mengingat nilai akademis sebelumnya yang sangat jelek. Lha mau pinter ditolak sekolah kapan pinternya guman Wang mungkin demikian. Oh nak kasihan dikau.
Kala bersekolahpun Wang ditempatkan oleh gurunya di barisan belakang sehingga susah melihat papan tulis, mengingat tubuhnya lebih pendek dibanding teman teman sekelasnya. Wang kini tetap memimpikan ingain sekolah dan bisa belajar kembali seperti rekan rekan seusianya. Sebuah cita-cita mulia.
Jika kita sejenak menengok di negeri kita, agaknya potret Wang di Cina inipun sangat banyak kita jumpai di tanah air kita, mungkin ada juga yang nasibnya lebih tidak beruntung karena faktor ekonomi mereka harus membanting tulang untuk menyambung hidup sehingga meninggalkan sekolah, tidak jarang pula mereka bahkan menjadi tulang punggung keluarga. Lihat di jalan raya, di perempatan lampu trafik light. Di dalam bus dan lain sebagainya.
Mari kita berbagi untuk masa depan mereka, karena mereka merupakan masa depan bangsa ini, tapi bagaimana berbagi yang bijak? apakah dengan memberi mereka uang sehingga mereka merasa meminta-minta lebih menghasilkan dari bekerja dan melemahkan mental sehingga mereka malas berusaha. tapi usia mereka kan memang belum pantas untuk bekerja?
Sudah saatnya kita semua peduli dengan masa depan mereka bukan hanya dengan mempolitisasi dan memanfaatkan mereka untuk kepentingan-kepentingan kita. tapi sungguh sungguh tulus mencarikan jalan bagai masa depan mereka.
Kisah Mengharukan Anak 6 Tahun, Memulung Demi Menghidupi Ayahnya yang Lumpuh
Satu lagi sebuah kisah yang sangat mengharukan dari Negeri Tirai Bambu, seorang anak kecil di Dajiyuan, menghidupi ayahnya yang lumpuh dengan menjadi seorang pemulung. Karena ayahnya lumpuh bertahun-tahun, anak yang baru berumur 6 tahun ini terpaksa memikul tanggung jawab rumah tangga. Selain setiap hari mencuci muka ayahnya, memijat dan memberi makan, dia masih bersama ibunya mengambil botol air mineral bekas sebagai tambahan pendapatan keluarga. Cerita Tse Tse ini banyak menyentuh hati teman di internet, hanya beberapa jam, sudah puluhan ribu orang yang mengkliknya.
Adegan yang mengharukan
Begitu sampai di rumah, Tse Tse langsung sibuk menyiapkan seember air, lantas dengan tangannya yang mungil ia memeras selembar handuk yang besar, karena handuk terlalu besar buat dia, Tse Tse membutuhkan 3 sampai 4 menit baru bisa mengeringkannya, kemudian dengan handuk itu dia menyeka wajah ayahnya dengan lap itu. Dia sangat teliti melapnya, sepertinya khawatir kurang bersih. Setelah selesai, Tse Tse kemudian berjingkat melap punggung ayahnya, di belakang, selesai semua, dengan puas dia tersenyum ke ayahnya.
Tse Tse tahun ini berumur 6 tahun, baru kelas 1 SD, tinggal di jalan Baoan, desa Nantong, papanya Xiong Chun pada 5 tahun lalu tiba-tiba menderita otot menyusut, di bawah leher semua lumpuh, untuk mengobati penyakitnya dia telah menghabiskan semua tabungannya. Sekarang, keluarga yang beranggotakan 3 orang ini hanya mengandalkan ibunya yang bekerja di pabrik, dengan penghasilan kecil itulah mereka bertahan hidup.
Di sekolah Houde, anak yang seumur dengannya dengan ceria bergandeng tangan dengan orang tuanya sambil berjalan, namun Tse Tse malah harus sekuat tenaga mendorong ayahnya pulang. Ketika mau menyeberang jalan, dia akan berhenti sejenak, menoleh kendaraan yang lalu lalang, setelah aman dia baru menyeberang. Setiap ketemu tempat yang tidak rata, Tse Tse harus mengeluarkan tenaga ekstra menaikkan roda depan, menarik kursi roda itu dari belakang, wajahnya yang mungil sampai terlihat kemerahan. Dari sekolah sampai rumah jaraknya sekitar 1.500 meter, harus ditempuh selama 20 menit.
Satu keluarga 3 orang menempati rumah 8 m2
Rumah Tse Tse adalah sebuah rumah dengan kamar kecil seukuran 8 m2, hanya besi seng menutupi atap yang menghalangi cahaya masuk ke kamar, di atap tergantung sebuah lampu energi kecil. Dalam rumah penuh debu, yang paling mencolok adalah penghargaan Tse Tse yang tergantung di dinding. Terhadap sekeluarga yang pendapatan bulanannya hanya sekitar 1.000 RMB (Rp. 1,5 juta) bisa dikatakan, sebuah TV 21″ sudah merupakan barang mewah.
Sebuah ranjang atas dan bawah sudah memenuhi seluruh kamar, di atasnya penuh dengan barang pecah belah, hanya tersisa sedikit ruang kecil. Xiong Chun berkata, itu adalah ranjang Tse Tse. Sebuah meja lipat tergantung di dinding, itu adalah meja belajar Tse Tse, juga adalah meja makan keluarga.
Di samping pintu yang luasnya tidak sampai 1 m2, ada “dapur” yang dibuatnya sendiri, di samping kompor masih tersisa sebatang kubis. “Makanan dan minyak di rumah semua diberikan oleh teman mamanya, satu hari tiga kali makan, cuma makan malam yang agak lumayan, di rumah jarang makan daging, namun setiap minggu mereka akan mengeluarkan sedikit biaya untuk mengubah kehidupan anaknya, namun setiap kali makan, Tse Tse akan membiarkan saya makan dulu, baru dia makan.” Kata Xiong Chun.
Setiap hari memijat papanya 3 kali
Mama Tse Tse bekerja di pabrik, setiap siang hari dia akan menyisakan sedikit waktu pulang ke rumah menanak nasi untuk suaminya, setelah menyuapi dia segera balik ke pabrik bekerja, tanggung jawab merawat suaminya semua di bebankan ke pundak Tse Tse.

Xiong Chun memberitahu wartawan, setiap pagi jam 6.30 begitu jam alarm berbunyi, Tse Tse akan bangun, cuci muka dan sikat gigi, dia juga membantu papanya mencuci muka, selesai itu dia akan memijat tangan dan kaki papanya, kira-kira 10 menit. Pulang sekolah sore, dia akan memijat papanya lagi, malam setelah memandikan papanya, dia akan memijat papanya lagi, baru tidur.
“Agar bisa lebih banyak membantu mamanya, Tse Tse kadang-kadang ikut mamanya memungut barang bekas untuk menambah penghasilan keluarga.” Xiong Chun sangat sayang anaknya. Tetangga di sekeliling sangat terharu dan mengatakan: “Tse Tse sangat mengerti. Kita semua merasa bangga ada anak seperti ini.”
Boneka 5 Yuan yang paling disukainya
Mama membawa dia memungut botol air bekas untuk menambah penghasilan. Suatu ketika, Tse Tse memungut satu mainan mobil plastik bekas di tempat sampah, dia bagaikan mendapat barang pusaka, setiap hari akan main sebentar dengan mobil plastiknya itu. Yang Xianfui berkata, kemarin mama dan anak pergi memungut besi bekas, bisa dijual 20 Yuan.

Tse Tse punya satu boneka kecil yang lucu, itu yang paling disayanginya. Malam hari juga mengendongnya tidur. “Dia melihat boneka itu di toko, beberapa kali dia memintanya, 5 Yuan, saya tidak tega terus, akhirnya saya nekat membelikannya,” Kata Xiong Chun.
Begitu Tidak Boleh Sekolah, Langsung Menangis
Untuk mengirit biaya listrik,setiap hari begitu pulang sekolah Tse Tse akan memindahkan “Meja kecilnya” keluar, mengejar siang hari menyelesaikan PR-nya. “Uang sekolahnya setahun sekitar 3.000 sampai 4.000, kami tidak sanggup. Karena tidak ada uang, tahun ini saya juga melepaskan berobat lagi,” kata Xiong Chun. Beberapa waktu yang lalu, dia berbicara dengan istrinya agar Tse Tse berhenti sekolah saja, Tse Tse begitu tahu langsung menangis.
Xiong Chun berteriak, “Hidup normal saja bermasalah, masih harus kasih dia sekolah, sungguh susah, bila sudah tidak mungkin, biar dia berhenti saja.” Tse Tse yang sedang bermain boneka, begitu mendengar kata papanya, langsung menangis. Xiong Chun menarik Tse Tse ke sisinya, membujuk: “Papa akan usahakan kamu sekolah, biar kamu bisa sekolah!” Setelah dibujuk beberapa kali, Tse Tse baru berhenti menangis, dengan tangan mungilnya dia menyeka air matanya.
“Terhadap Tse Tse, saya sungguh menyesal….,” sambil menangis tersedu, Xiong Chun sudah tidak dapat berkata lagi. Xiong Chun berkata: “Saya percaya pasti akan sembuh, Tse Tse adalah harapan saya.”
Adegan yang mengharukan
Begitu sampai di rumah, Tse Tse langsung sibuk menyiapkan seember air, lantas dengan tangannya yang mungil ia memeras selembar handuk yang besar, karena handuk terlalu besar buat dia, Tse Tse membutuhkan 3 sampai 4 menit baru bisa mengeringkannya, kemudian dengan handuk itu dia menyeka wajah ayahnya dengan lap itu. Dia sangat teliti melapnya, sepertinya khawatir kurang bersih. Setelah selesai, Tse Tse kemudian berjingkat melap punggung ayahnya, di belakang, selesai semua, dengan puas dia tersenyum ke ayahnya.
Tse Tse tahun ini berumur 6 tahun, baru kelas 1 SD, tinggal di jalan Baoan, desa Nantong, papanya Xiong Chun pada 5 tahun lalu tiba-tiba menderita otot menyusut, di bawah leher semua lumpuh, untuk mengobati penyakitnya dia telah menghabiskan semua tabungannya. Sekarang, keluarga yang beranggotakan 3 orang ini hanya mengandalkan ibunya yang bekerja di pabrik, dengan penghasilan kecil itulah mereka bertahan hidup.
Di sekolah Houde, anak yang seumur dengannya dengan ceria bergandeng tangan dengan orang tuanya sambil berjalan, namun Tse Tse malah harus sekuat tenaga mendorong ayahnya pulang. Ketika mau menyeberang jalan, dia akan berhenti sejenak, menoleh kendaraan yang lalu lalang, setelah aman dia baru menyeberang. Setiap ketemu tempat yang tidak rata, Tse Tse harus mengeluarkan tenaga ekstra menaikkan roda depan, menarik kursi roda itu dari belakang, wajahnya yang mungil sampai terlihat kemerahan. Dari sekolah sampai rumah jaraknya sekitar 1.500 meter, harus ditempuh selama 20 menit.
Satu keluarga 3 orang menempati rumah 8 m2
Rumah Tse Tse adalah sebuah rumah dengan kamar kecil seukuran 8 m2, hanya besi seng menutupi atap yang menghalangi cahaya masuk ke kamar, di atap tergantung sebuah lampu energi kecil. Dalam rumah penuh debu, yang paling mencolok adalah penghargaan Tse Tse yang tergantung di dinding. Terhadap sekeluarga yang pendapatan bulanannya hanya sekitar 1.000 RMB (Rp. 1,5 juta) bisa dikatakan, sebuah TV 21″ sudah merupakan barang mewah.
Sebuah ranjang atas dan bawah sudah memenuhi seluruh kamar, di atasnya penuh dengan barang pecah belah, hanya tersisa sedikit ruang kecil. Xiong Chun berkata, itu adalah ranjang Tse Tse. Sebuah meja lipat tergantung di dinding, itu adalah meja belajar Tse Tse, juga adalah meja makan keluarga.
Di samping pintu yang luasnya tidak sampai 1 m2, ada “dapur” yang dibuatnya sendiri, di samping kompor masih tersisa sebatang kubis. “Makanan dan minyak di rumah semua diberikan oleh teman mamanya, satu hari tiga kali makan, cuma makan malam yang agak lumayan, di rumah jarang makan daging, namun setiap minggu mereka akan mengeluarkan sedikit biaya untuk mengubah kehidupan anaknya, namun setiap kali makan, Tse Tse akan membiarkan saya makan dulu, baru dia makan.” Kata Xiong Chun.
Setiap hari memijat papanya 3 kali
Mama Tse Tse bekerja di pabrik, setiap siang hari dia akan menyisakan sedikit waktu pulang ke rumah menanak nasi untuk suaminya, setelah menyuapi dia segera balik ke pabrik bekerja, tanggung jawab merawat suaminya semua di bebankan ke pundak Tse Tse.

Xiong Chun memberitahu wartawan, setiap pagi jam 6.30 begitu jam alarm berbunyi, Tse Tse akan bangun, cuci muka dan sikat gigi, dia juga membantu papanya mencuci muka, selesai itu dia akan memijat tangan dan kaki papanya, kira-kira 10 menit. Pulang sekolah sore, dia akan memijat papanya lagi, malam setelah memandikan papanya, dia akan memijat papanya lagi, baru tidur.
“Agar bisa lebih banyak membantu mamanya, Tse Tse kadang-kadang ikut mamanya memungut barang bekas untuk menambah penghasilan keluarga.” Xiong Chun sangat sayang anaknya. Tetangga di sekeliling sangat terharu dan mengatakan: “Tse Tse sangat mengerti. Kita semua merasa bangga ada anak seperti ini.”
Boneka 5 Yuan yang paling disukainya
Mama membawa dia memungut botol air bekas untuk menambah penghasilan. Suatu ketika, Tse Tse memungut satu mainan mobil plastik bekas di tempat sampah, dia bagaikan mendapat barang pusaka, setiap hari akan main sebentar dengan mobil plastiknya itu. Yang Xianfui berkata, kemarin mama dan anak pergi memungut besi bekas, bisa dijual 20 Yuan.

Tse Tse punya satu boneka kecil yang lucu, itu yang paling disayanginya. Malam hari juga mengendongnya tidur. “Dia melihat boneka itu di toko, beberapa kali dia memintanya, 5 Yuan, saya tidak tega terus, akhirnya saya nekat membelikannya,” Kata Xiong Chun.
Begitu Tidak Boleh Sekolah, Langsung Menangis
Untuk mengirit biaya listrik,setiap hari begitu pulang sekolah Tse Tse akan memindahkan “Meja kecilnya” keluar, mengejar siang hari menyelesaikan PR-nya. “Uang sekolahnya setahun sekitar 3.000 sampai 4.000, kami tidak sanggup. Karena tidak ada uang, tahun ini saya juga melepaskan berobat lagi,” kata Xiong Chun. Beberapa waktu yang lalu, dia berbicara dengan istrinya agar Tse Tse berhenti sekolah saja, Tse Tse begitu tahu langsung menangis.
Xiong Chun berteriak, “Hidup normal saja bermasalah, masih harus kasih dia sekolah, sungguh susah, bila sudah tidak mungkin, biar dia berhenti saja.” Tse Tse yang sedang bermain boneka, begitu mendengar kata papanya, langsung menangis. Xiong Chun menarik Tse Tse ke sisinya, membujuk: “Papa akan usahakan kamu sekolah, biar kamu bisa sekolah!” Setelah dibujuk beberapa kali, Tse Tse baru berhenti menangis, dengan tangan mungilnya dia menyeka air matanya.
“Terhadap Tse Tse, saya sungguh menyesal….,” sambil menangis tersedu, Xiong Chun sudah tidak dapat berkata lagi. Xiong Chun berkata: “Saya percaya pasti akan sembuh, Tse Tse adalah harapan saya.”

















